- Advertisement -

Batal Dapat Dana Bansos, Pembangunan Gedung Perpustakaan SD 030316 Sukandebi Terhenti

Dairinews.co-Tigalingga

Kementerian Pendidikan menarik kembali dana bantuan sosial (Bansos) pembangunan gedung perpustakaan yang sudah diplot ke SD 030316 Sukandebi di Desa Sukandebi Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi Sumatera Utara.

Pembatalan dilakukan kementerian karena sekolah dimaksud ternyata sudah punya gedung perpustakaan. Padahal, dana sudah sempat dikucurkan kerekening sekolah sebesar 70% dari total bantuan sebesar Rp.190 juta-an bersumber dari dana Bansos tahun anggaran 2018.

Dan pembangunan sudah dilaksanakan pihak sekolah secara swakelola dengan menggunakan dana yang sudah sempat ditransfer tersebut. Tetapi, akhirnya kucuran dana dihentikan dan dana yang sudah sempat dicairkan ditarik kembali oleh Kementerian karena ternyata, sekolah dimaksud sudah memiliki gedung perpustakaan.

Pembatalan dana Bansos pembangunan gedung perpustakaan SD 030316 Sukandebi dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) SMP juga menangani sarana prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Anggara Sinurat.

Ditemui wartawan, Senin (21/1) diruang kerjannya, Anggara Sinurat membenarkan jika bangunan tidak rampung yang ada dikompleks SD 030316 Sukandebi adalah bangunan perpustakaan dibiayai dana Bansos tahun 2018.

Anggara menjelaskan, pihak sekolah mengusulkan pembangunan gedung perpustakaan kepada kementerian karena gedung (ruangan) perpustakaan lama digunakan untuk ruang belajar siswa karena sekolah tersebut masih kekurangan ruang kelas.

Tetapi, pihak sekolah tidak mengubah status gedung perpustakaan lama menjadi ruang kelas. Sementara, data di kementerian bahwa SD tersebut sudah punya perpustakaan sehingga tidak boleh 2 kali mendapat bantuan yang sama, ucapnya.

Menurut Anggara, dana sudah dikembalikan Kepala Sekolah SD 030316, L boru Simanjuntak. Ditanya soal pengganti uang yang sudah terpakai untuk pembangunan gedung tersebut?. Anggara mengatakan, menurut Kepala Sekolah akan meminta bantuan dari para alumni SD tersebut untuk melanjutkan pembangunan.

Disebut-sebut, Kepsek sudah mengeluarkan uang sebesar Rp.50 juta untuk pembangunan fisik yang ada sekarang. Sementara solusi dari Dinas Pendidikan untuk permasalahan itu sebut Anggara, jika ada kesempatan rakor dengan kementerian akan kita sampaikan, pungkasnya.

Amatan wartawan disekolah itu, Selasa (22/1), pembangunan perpustakaan sudah berhenti meski belum rampung. Kepala Sekolah SD 030316 Sukandebi L boru Simanjuntak coba dikonfirmasi tidak berada disekolah. Sejumlah guru disekolah itu mengatakan, Kepsek sedang keluar. HSM gurus bertugas guru piket kepada wartawan mengatakan, bangunan yang belum rampung itu adalah gedung (ruang) computer.

Bangunan itu didanai alumni SD 030316 dan memang sampai sekarang belum rampung karena masih menunggu dari donatur. HSM membantah jika gedung dimaksud untuk perpustakaan dan dibiayai dana Bansos. Tetapi HSM mengaku, gedung perpustakaan lama digunakan untuk ruang belajar siswa beragama islam (D03).

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.