- Advertisement -

Jarak Lokasi Ujian 25 Kilometer, Siswa SD Suka Dame Terpaksa Nginap di Kutabuluh

Dairinews.co-Tanah Pinem

Alexander (33)  warga Desa Suka Dame Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Senin (22/04/2019)  mengaku,  prihatin terkait derita puluhan siswa SD yang mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Diterangkan, selama berpuluh tahun, siswa di desa itu  terpaksa mengikuti  ujian ke Kutabuluh berjarak 25 kilometer dari permukiman mereka.

Pelajar terpaksa menginap sembari masak sendiri dan membawa bekal pakaian dan makanan selama 3 hari, Berangkatnya hari Minggu didampingi guru, kata Alexander yang juga pedagang hasil bumi.  Kepedihan itu berlangsung cukup lama, bahkan turut dialaminya.

Dijelaskan, siswa berangkat naik mobi hardtop bak terbuka melintasi jalan  berlumpur dan berlobang-lobang sampai ke Tiga Binanga  Kabupaten Karo. Dari situ, dioper naik truk colt diesel lagi melewati Juhar hingga ke Kuta Buluh. Perjalanan butuh waktu 3 jam sekali berangkat.  Biasanya, orang tua mengeluarkan biaya Rp350 ribu per orang

Kesedihan itu dibenarkan Kepala Desa, Nopianus Sembiring (31).  Sepengetahuannya,  jumlah peserta UASBN berjumlah 35 orang.

“Harus menginaplah..Mana mungkin pergi pulang. Sedih kalilah nengok anak-anak. Saya juga gitu dulu. Sampai sekarang, belum ada perhatian nyata” kata Sembiring.

Ditambahkan, SD di kampung itu terpaksa menerapkan  sistem belajar jarak jauh. Sebab, jarak antar dusun beberapa kilometer.

Dia berharap, pemerintah mencari solusi. Rakyat butuh kebijakan  agar murid melaksanakan ujian  di desa ini. Perlu terobosan sehingga keberpihakan  pemerintah dirasakan masyarakat. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.