- Advertisement -

Bastiah Angkat Bermandi Debu Demi Sekolahkan Anak, Bansos Belum Pernah Terima

Dairinews.co-Sidikalang

Siapa tidak iba  menengok perjuangan  Bastiah Angkat, perempuan berstatus janda – bekerja sebagai buruh pabrik dolomit di Barisan Mbellang Desa Karing Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Rabu (20/5/2020).

Keringatnya bercucur demi upah Rp50 ribu per hari.  Dia bersama Sulimah dan Rista boru Galingging  — bekerja mengeluarkan banyak energi, layaknya beban seorang pria.

Sehari-hari bermandikan debu,

Pekerjaan sedemikian, telah digeluti selama 10 tahun dengan cara mannual

Kini, wabah virus corona membuat penjualan dolomit milik keluarga Amiruddin Simbolon berubah surut.

Sudahpun harga Rp15 ribu per karung –produk tersebut sulit  laku.

Di tengah berbagai kesulitan ekonomi, Bastiah menyebut,  belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Padahal hidupnya  sangat sederhana. Rumah juga  sudah lapuk.

Dia tak kebagian Bantuan Sosial Tunai  dari Kementerian Sosial.

Selain, Bastiah, Sulimah juga belum pernah merasakan  uluran pemerintah.

Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan Desa pada Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Dairi, Edison Silalahi menyebut, Bastiah terdaftar penerima bantuan dari dana desa. Dalam waktu dekat akan dicairkan.

Bastiah sangat berharap disertakan dalam program sosial guna meringankan beban hiidup dan demi menyekolahkan anak.

Para pengambil kebijakan seyogianya bersikap adil dan mendengar kata hati — agar hak warga miskin tepat sasaran.

Unang gabe na mora na dapotan…

Dairinews.co mengabarkan untuk anda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.