- Advertisement -

Oknum Calon Perangkat Desa Diduga Palsukan Surat PN Sidikalang

# Bupati Diminta Batalkan Hasil Seleksi

Dairinewsco-Sidikalang

Oknum calon perangkat desa Lae Sering Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi Sumatera Utara berinisial N diduga mempergunakan surat palsu untuk kelengkapan berkas.

Oknum itu diduga memalsukan surat Pengadilan Negeri Sidikalang, kata peserta seleksi, Pilipus Genri Hasibuan, Biner Junianto Purba dan Juliana Sianturi kepada wartawan di Sidikalang, Rabu (29/7/2020).

Ketiganya memperoleh keterangan dimaksud setelah melakukan penelusuran ke PN Sidikalang. Dijelaskan, sesuai keterangan Camat, Syahdin Habeahan saat mediasi dengan mereka, Selasa (28/7/2020), diperoleh keterangan  bahwa N melampirkan surat   keterangan ditandatangani Ketua PN Sidikalang, Afrizal  tertanggal 30 Januari 2020.

Atas penjelasan tertulis itu, Pilipis, Biner dan Juliana  mencari tahu kebenaran data itu. Intinya,  PN Sidikalang tidak pernah menerbitkan surat keterangan  atas nama N  per 30 Januari 2020.  Ketiganya menyebut,  bahwa Ketua PN Sidikalang medio Januari 2020 adalah Merianna Bakkara.

Mereka   menduga, oknum peserta tertentu juga mempergunakan  dokumen hasil rekayasa. Surat  kesehatan  dan bebas narkoba diterbitkan RSUD Sidikalang dipakai calon tertentu diduga tidak layak mengingat tenggang waktu nya  sudah 1,5 tahun.

Sehubungan itu, mereka meminta Bupati dan Ketua DPRD membatalkan proses  penjaringan dimana saat ini menunggu rekomendasi camat.  Seleksi diminta diulang. Panitia seleksi didua tidak jujur dalam bekerja.  Tembusan disampaikan kepada pihak terkait.

Sebelumnya,  Camat  Syahdin Habeahan mengatakan, telah melakukan mediasi tahap pertama. Namun, tidak ada titik temu. Mediasi tahap kedua digelar dalan waktu dekat.

Habeahan mengatakan, berkas pencalonan tidak ada masalah. Panitia dinilai bekerja sesuai aturan.

Sementara itu,  sumber di RSUD Sidikalang  mengatakan,  kurang relevan jika surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan 29 Januari 2019 dipergunakan untuk Juni 2020. Sudah 1,5 tahun.

Kalau diterbitkan Januari 2019,  tidak ideal lagi dipakai untuk kelengkapan berkas 1 tahun kemudian. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.