- Advertisement -

Banyak Tekanan, Lilis Mundur dari PPK Pengadaan Bilik Sterilisasi Covid

Dairinews.co-Sidikalang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Sumatera Utara,  dr Ruspal Simarmata dikonfirmasi di gedung DPRD Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Jumat (20/11/2020) membenarkan, Lilis Prihatini mengajukan pengunduran diri dari posisi pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan bilik sterilisasi pencegahan covid atau  plasma decontamination station (PDS).

Surat pengunduran diajukan per 13 Nopember 2020. Ruspal menyebut, belum memproses dokumen itu. Kalau mau mengundurkan diri, sebaiknya setelah kegiatan selesai. Tidak mungkinlah begitu minta mundur langsung disetujui, kata Ruspal.

Ditanya siapa yang memberi ancaman kepada Lilis sebagaimana tertuang dalam surat tersebut? Ruspal mengaku tidak tahu. Pimpinan OPD hasil ‘impor’  menerangkan, belum melaporkannya ke Bupati, Eddy Keleng Ate Berutu.

Dalam surat bermaterai dan ditandatangani Lilis, disebut bahwa alasan pengunduran diri  dikarenakan banyak tekanan dan ancaman. Tembusan dialamatkan ke KPK, LKPP dan lainnya.

Seorang ASN di Pemkab Dairi  menyebut,  pengadaan barang itu menjadi beban bagi Lilis.  Ketika sudah viral,  tak ada yang memproteksi Lilis.  Jika dimungkinkan, barang dikembalikan guna mencegah  hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Pengadaan PDS bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Kesehatan. Itu tugas pembantuan, kata sumber. Yang bikin masalah, alat rusak sebelum difungsikan, kata sumber.

Pengadaan  PDS dimaksud dikritik Wakil Ketua DPRD, Wanseptember Situmorang pada sidang dewan dihadiri Eddy, Wakil Bupati Jimmy Sihombing, Sekretaris Daerah Leonardus Sihotang. Kamis (19/11/2020). Sepengetahuannya,  kegiatan berbiaya Rp1,4 milliar itu telah dibayar 30 persen ke rekanan. Namun, realitasnya,  belumpun dipakai, sudah rusak, termasuk bilik di sekretariat dewan.

Ketua, Sabam Sibarani merespons,  substansi itu dibahas pada rapat dengar pendapat penanganan covid saja.

Terpantau, bilik seharga Rp21 juta unit itu telah diperbaiki. Namun penggunaan belum maksimal.

Bilik di Dinas Kesehatan yang sebelumnya ditaruh  bersama barang rongsokan di bagian belakang perkantoran  sudah dipindah di pintu utama. Kini, posisinya  di seberang jalur masuk Dinas Catatan Sipil. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.