- Advertisement -

Ayam Pinadar jadi Favorit Masyarakat

Dairinews-Sungai Raya
Masakan tradisional Batak, ‘ayam napinadar’ kini menjadi favorit masyarakat. Restoran menyajikan menu dimaksud tumbuh di Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Di Kecamatan Sitinjo sekitaran simpang tiga, tercatat kuliner bermerek Malau Napinadar, rumah makan Nasional milik Nainggolan, Sitohang di Panji Bako. Di Jalan Ahmad Yani simpang RSU Sidikalang, dibuka rumah makan bernama Silau Raja. Selanjutnya, di kilometer 7 jalan Sidikalang Tigalingga Desa Sungai Raya Kecamatan Siempat Nempu Hulu dibuka bisnis bertitel Sitohang Napinadar.

Esron Sitohang pengelola rumah makan Sitohang Napinadar, Jumat (29/7/2016) mengatakan, usaha mikro tersebut relatif lancar. Pada hari kerja, dia menyembelih 20 ekor per hari. Permintaan meningkat pada hari Minggu dan libur. Bisa sampai 30 ekor sehari.

Dijelaskan, dia menyediakan daging relatif lunak dengan timbangan 1 kilogram per ekor. Bila konsumen mengorder 1 ekor ayam berikut nasi dan sayuran, dikenakan biaya Rp135 ribu. Kenyang untuk 3 atau 4 oranglah. Sebaiknya, ditelepon dulu lewat nomor telepon 081373051314 agar tidak lama menunggu.

Diterangkan, keistimewaan menu napinadar adalah hidangan ini berbumbu campuran cabe rawit dan andaliman. Tak boleh pakai penyedap rasa. Sedang ayam dimasak dengan cara panggang. Sesudahnya diaduk bersama bumbu. Sungguh nikmat kalau dikunyah dengan sayur pahit atau terong hijau.

Sudung Ujung Staf Ahli Bupati Dairi, keluarga Malau Napinadar mengatakan, bisnis ini lumayan menjanjikan. Selain penduduk lokal, tamu luar kota sering penasaran ingin mencicipi kuliner ini.

Kalau tak pedas, kalau bibir dan lidah tak getar dan tak menggigit, bukan napinadar namanya, kata Sudung Ujung. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.