- Advertisement -

Rumah Hinca Sianturi Dibakar di Siarung-Arung

Dairinews-Siarung-arung
Rumah tempat tinggal keluarga Hinca boru Sianturi gelar Oppu Aditia di Tombak Siarung-arung Dusun Siarung-arung Desa Lae Hole Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi Sumatera Utara hangus terbakar, Minggu (7/8/2016) sekira pukul 22.30 Wib. Pelaku pembakaran diduga anak kandung Oppu Aditia berinisial JCN (27).

Diwawancarai di Polsek Sumbul, Oppu Aditia, Senin (8/8/2016) menyebut, malam itu, anak kedua dari 6 bersaudara dimaksud pulang ke rumah dalam kondisi mabuk. Selimut serta sejumlah barang dicampakkan ke luar rumah. Dia bersama 2 putrinya Riani dan Aprianti juga diusir. Menengok kemarahan putranya, Oppu Aditia lari mengungsi ke rumah Suhendra Surbakti berjarak 300 meter. Beberapa saat kemudian, mereka menengok rumah semi permanen berubah jadi api.

“Asal mabuk ma. Holan na muruk do karejona. Asal jumpa ma dohot tulang na, sai pittor mabuk do” kata Oppu Aditia. Diakui, hubungannya dengan JCN agak renggang selama 3 bulan belakangan. Apalagi, si anak selalu minta dana untuk bertani padahal hasil upah kerja JCN tak pernah disisihkan buat orang tua.

Perempuan berstatus janda ini menerangkan, tak ada harta benda terselamatkan. Matutung do sude. Ijajah ni borukku pe suda do. Apala solop pe dang malua. Tulang na si Girbong do dongan na minum tuak nabodari mulai botari, kata Oppu Aditia. Diakui, keganasan anaknya belum pernah sedemikian parah.

Seorang saksi menyebut, hunian di sana berjarak relatif jauh dan dekat ke hutan. Rata-rata berjarak di atas 100 meter. Kalau ada kejadian di tetangga, biasanya tak terdengar ke sebelah. Kasus ini diketahui lantaran Oppu Aditia menggedor rumah Surbakti malam itu. Kalau diketuk, wajar dibuka. Apalagi, sehari-hari, Oppu Adia dan putrinya kerja harian di ladang jeruk manis Surbakti.

Belum sebatang rokok habis dihisap, teman Surbakti bernama Narno Sitanggang menengok rumah tadi berubah jadi bumbungan api. Mereka dan 2 perempuan tadi mendekat tetapi tak bisa berbuat apa. Keluarga ini hanya bisa menangis histeris.

JARANG DI RUMAH

Hotdiman Sianturi (26) tulang dari JCN membenarkan, mereka tinggal sekampung namun jarak lumayan jauh. Dia tidak tahu percis bagaimana peristiwa terjadi. Girbong Sianturi (34), juga tulang kandung JCN mengatakan, malam itu, JCN datang dan tidur di rumahnya sekira pukul 22.00 Wib. Malam itu, tidak ada cerita apa-apa. Diakui, berenya sudah sering tidur bersamanya. Nungnga attar leleng modom di bagas hu, ujar Girbong berambut gondrong itu. Dan pagi itu, polisi datang menjemput.

Tim Polsek Sumbul melakukan pemeriksaan termasuk memanggil beberapa saksi. Mereka diajak diskusi oleh Kepala Unit Reserse Umum, Ipda HP Purba. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.