- Advertisement -

Pengembangan Danau Toba Butuh Perubahan Mentalitas

Dairinews-Sidikalang
Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan Sumut 3, DR Junimart Girsang kepada wartawan belum lama ini mengatakan, Bangso Batak patut bangga pada Presiden Joko Widodo. Khususnya bagi pengembangan parawisata Danau Toba, Presiden telah membuktikan komitmen. Selain menginjakkan kaki lebih dari 1 kali, alokasi anggaran dan pengerahan teknologi berikut sumber daya patut diapresiasi. Perhatian pemerintah pusat ke ke Sumut cukup fantastis.

Pun demikian, Junimart mengatakan, obsesi Presiden menjadikan Danau Toba sebagai destinasi kelas dunia, sangat tergantung kesiapan dan dukungan masyarakat. Orang Batak itu, sangat spesifik. Orang Batak dikenal sebagai anak dan boru ni raja. Harga dirinya sangat tinggi.

Sehubungan itu, dibutuhkan perubahan mentalitas. Dan ini memerlukan peran berbagai komponen. Borobudur melejit dan Pulau Bali diincar wisatawan dari berbagai belahan dunia lantaran masyarakat dikenal ramah kepada turis. Bahkan, penduduk juga mau mengikuti pola hidup atau kebiasaan tamu.

Ini yang beda dengan orang Batak. Style-nya agak tinggi. Apakah warga sekitar mau menerima perubahan? Di situ, kontribusi kaum intelektual seyogianya diperlihatkan. Junimart menyebut, telah mendiskusikan dengan Luhut Binsar Panjaitan. Diperlukan sosialisasi intens tentang bagaimana tata krama masyarakat wisata.

Dan tak kalah penting, kata legislator asal Jalan Sisingamangaraja depan Gedung Nasional (Gednas) Sidikalang Kabupaten Dairi ini, kebersihan merupakan issu strategis. Dimanapun, kota wisata haruslah bersih dari sampah dan polusi. Dia berharap, momen kebangkitan ini tidak disia-siakan.

Masing-masing perlu berbenah. Kesempatan ini juga sangat bermakna bagi penduduk di Desa Silalahi-Paropo Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi mengingat alam di desa ini jauh lebih mempesona. Pemerintah daerah disarankan lebih gigih mengikuti berbagai ekpo. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.