- Advertisement -

Bah…Anggaran Pengembangan Tao Toba ‘Nol’

Dairinews-Sidikalang
Ketua fraksi PDIP DPRD Kabupaten Dairi, Resoalon Lumban Gaol mengaku miris melihat arah pembangunan Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Skala prioritas serta merupakan kebijakan nasional terkesan kurang didukung. Anggaran pengembangan Danau Toba khususnya Desa Silalahi-Paropo Kecamatan Silahisabungan tak tertera dalam Perubahan APBD 2016.

“Anggarannya nol rupiah atau sama sekali tak dialokasikan. Inikan memalukan. Maila iba mamereng rakyat on” kata Resoalon saat jeda pembahasan anggaran antara tim eksekuti dan legislatif di gedung dewan di jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Senin (5/9/2016). Sehubungan itu, pihaknya akan terus mengkriti sehingga beberapa kegiatan bisa diplot.

Diutarakan, Presiden Joko Widodo telah membuktikan komitmen menjadikan Tao Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia. Kunjungan sudah lebih dari 1 kali. Bahkan, bermalam di Bona Pasogit. Sayangnya, Dairi tak masuk dalam agenda.

Saat ini, beberapa kepala daerah berlomba merapat ke Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Dairi terkesan ‘dingin’. Pemkab Dairi kurang gairah. Kalau tak rajin komunikasi, mana dapatan ‘kue’? Memangnya, siapa paling butuh? Dairi atau Presiden? Kondisi tersebut cenderung membuat daerah sentra kopi ini tertinggal dalam kompetisi dan lobby.

“Kalau saya lihat, tak ada langkah konkret pemerintah daerah di lapangan. Keramba jaring apung juga masih seperti dulu. Belum ada penataan. Jalan tetap saja rusak. Minimal , mengintensifkan sosialisasi agar masyarakat kian paham bagaimana tata krama sebagai daerah wisata’ kata Resoalon yang juga Ketua DPC PDIP.

“Molo dang tolap be pamaren ta. PDIP olo do hami mangelek amanta Luhut Panjaitan dohot Jokowi. Rade do hami mangalehan nasa gogot laho melapor tu namboru, asa dipature huta Silalahi-Paropo na uli i. Jala, torop do anak si pajoloon sian Dairi on di tano parserahan. Godang hian do angka na beteng. Alai hurang didongani” kata Resoalon.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jubel Sianturi membenarkan, tak ada alokasi anggaran pembenahan Danau Toba. Sekarang belum ada kepastian mana kewenangan Badan Otorita dan mana tanggung jawab Pemkab. Jangan nanti jadi tumpang tindih.

Jubel menyebut, pihaknya bersemangat atas kebijakan Presiden Jokowi. Saat ditanya bagaimana semangat itu dapat dilihat, birokrat ini mengatakan, akan ke Jakarta bersama Bupati KRA Johnny Sitohang Adinegoro mengajukan proposal. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.