- Advertisement -

Junimart: Menyanyikan Indonesia Raya itu Penting

Dairinews-Simalungun
AnggotaDPR/MPR RI fraksi PDIP, DR Junimart Girsang menggelar sosialisasi empat pilar MPR di Simpang Bage, Nagori Sinar Naga Mariah Kecamatan Pamatang Silima Kuta Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Sabtu (3/9/2016) malam. Sebagaimana biasanya, Junimart mengawali pertemuan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Legislator ini tampak semangat bersuara dari awal hingga akhir lagu.

“Menyanyikan lagu Indonesia Raya itu , penting! Sangat penting!” kata Junimart di hadapan 400 an peserta. Nasionalisme seseorang dan spirit berbangsa bisa dilihat dari vokal suara. Bagaimana kita bilang cinta tanah air kalau nyanyinya saja lemas-lemas? Dia menggugah ingatan hadirin khususnya kaum lansia seputar kepedihan di era kolonial dan perjuangan merevbut kemerdekaan.

Lewat lagu Indonesia Raya, komponis WR Supratman menitipkan pesan agar kita menjaga keutuhan bangsa serta terus berbuat yang terbaik. Kita mesti merasa sepenanggungan dan sependeritaan dengan penduduk dimanapun berada. Masyarakat Papua, Jawa, Flores, Dayak, Tionghoa juga adalah saudara kita.

Pada kesempatan itu, dia mengajak warga menyanyikan lagu nasional diantaranya Garuda Pancasila, Bangun Pemuda-Pemudi. Realitas menunjukkan bahwa, tidak semua bait lancar dibawakan. Dia kemudian diskusi seputar UUD 1945, Pancasila, Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Ditegaskan, lambang negara, ideologi negara dan bentuk negara adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Junimart pun menyampaikan apresiasi kepada warga atas kepercayaan pada pemilu lalu hingga duduk menjadi legislator. Terbukti, dia diantar tanpa money politics. Atas dasar itu, Junimart menandaskan, sangat respons terhadap setiap aspirasi. Bukan hanya peduli terhadap masyarakat di daerah pemilihan. Dia terbuka mendengar rintihan ketidakadilan dari Sabang sampai Merauke.

Di sesi diskusi, Jasmar Girsang pemuka masyarakat menyampaikan keluhan terkait lahan Areal Penggunaan Lain (APL) di Bukit Sipiso-Piso yang diduga diperjualbelikan oknum tidak bertanggungjawab. Areal dijual untuk kepentingan pribadi, diduga mempergunakan sertifikat bodong. Jasmar menyebut, dari hasil pertemuan dengan puhak terkait, paling lama minggu kedua September ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan turun ke lokasi.

Guna membuktikan komitmen, Junimart menjawab, akan memonitor. Jika sampai jadwal yang disepakati BPN tak datang, legislator berlatar belakang pengacara ini kembali hadir membantu perjuangan warga. Dia akan menggedor Kepala BPN. Ditegaskan, hak rakyat harus dikuatkan. Negara hadir demi masyarakat.

Agenda tersebut dirangkai marsombuh sihol. Adik kandung pengacara kondang Juniver Girsang ini melantunkan beberapa tembang Simalungun diantaranya bertitel Kumis ni Huting. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.