- Advertisement -

Uang Sertifikasi Guru Menumpuk Rp27 Milliar

Dairinews-Sidikalang
Anggota DPRD fraksi Gerindra Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Robin Lingga mengatakan, ada keganjilan terkait keuangan pemerintah daerah. Yakni adanya tumpukan uang dalam jumlah besar selama beberapa tahun tetapi kunjung dapat digunakan.

Ini kan aneh. Ada uang tapi tak boleh dipakai. Yakni, dana sertifikasi guru sebesar Rp27 milliar. Sesungguhnya, masih banyak guru belum kebagian. Bahkan, honor per bulan hanya Rp250 ribu.

Robin menyebut, substansi ini sudah dipertanyakan dalam rapat anggaran bersama eksekutif. Ditanya kepada Kadis Pendidikan Rosema Silalahi, katanya, ada di kas daerah di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset (Diipeka). Kemudian, ditanya lagi ke Dippeka, katanya rupiah tersebut di Dinas Pendidikan.

Kalau diperiksa secara fisik, kita tak tahu dimana uang itu. Dari paparan Rosema, ujar Robin, uang ini adalah kelebihan bayar Menteri Keuangan. Pelaporan tidak valid atau tak sesuai junmlah guru penerima berakibat uang jadi sisa.

Rosema dkonfirmasi wartawan di Sidikalang, Jumat (9/9/2016) mengatakan, uang tersebut bukan di Dinas Pendidikan. Itu ada di Dippeka. Terjadi kelebihan pembayaran oleh pusat. Dia menepis bahwa guru dipersulit mendapatkan tunjangan penghasilan berupa sertifikasi.

Sementara itu, seorang keluarga guru mengungkap, oknum di Dinas Pendidikan terkadang bukan meringankan urusan. Beberapa guru payah memperoleh hak. Di sisi lain, pemindahan guru kerap terjadi belakangan ini. Eksesnya, pengajar kesulitan memenuhi jam berdiri sebagai persyaratan sertifikasi. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.