- Advertisement -

Polres Dairi Borong 3 Thropi Kapoldasu

Dairinews-Medan

Kepolisian Resor Dairi berhasil memborong  3 thropi pada lomba serangkaian memeriahkan hari ulang tahun Lalulintas lingkup Polda Sumut ke 61 tahun 2016  di Medan. Piala diserahkan Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso kepada Kapolres Dairi AKBP Kobul Syahrin Ritonga di Mapolda di Medan, Kamis (22/9/2016).

 

Ritonga melalui Kasubbag Humas, Iptu Manusun Hutasoit menerangkan,  pihaknya  posisi terhormat pada 2 kategori yakni  juara 1 kawasan tertib lalulintas (KTL) dan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) serta peringkat 2  kompetisi  polisi cilik (pocil).

 

Kapolres   mengapresiasi kerja keras dan dukungan  seluruh staf sehingga institusi ini mendapat kesempatan  memperoleh reward dari Kapoldasu. Ke depan, berbagai prestasi ditarget diukir. Di balik prestasi, tantangan berat menunggu. Setiap anggota bertanggung jawab dan wajib  melaksanakan amanah termasuk layanan cepat, ramah dan mudah.

 

Hal tak kalah penting, kata Hutasoit,  sinergisme  lintas sektoral  dan masyarakat perlu ditumbuhkembangkan.  Selama ini,  komunikasi dengan eksternal memang terjalin  baik. Polisi hadir mendukung tugas pemerintah dan membantu rakyat.

 

Diutarakan,  Perasaan bangga,  juga ada pada jiwa staf. Semua kompak mendukung kepemimpinan Ritonga untuk merealisasikan layanan prima  kepada publik sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

 

Hutasoit mengatakan, keselamatan berlalulintas  haruslah dijadikan kebutuhan. Mengenakan helm dan kelengkapan  dokumen kendaraan, seyogianya  dijadikan sebagai elemen utama di jalan raya. Ketika kecepatan kendaraan dilaju terkendali, dibarengi kelengkapan  surat-surat, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Relevan dengan itu, Hutasoit mengajak warga sama-sama menjaga  kondusifitas.

 

Polisi bukan mencari-cari kesalahan. Razia digelar adalah demi ketertiban. Hutasoit berharap, masyarakat menghormati polisi, begitu juga sebaliknya, personel  akan acungkan jempol buat warga ketika angka kecelakaan relatif minim. Ditambahkan, Kapolres bersama  pemerintah daerah sudah sepakat  terkait penetapan KTL, Karenanya, semua komponen perlu patuh.

 

“Sebelum ditindak,  knalpot racing  sepeda motor  sebaiknya dikembalikan pada kondisi  standar.  Pakai kaca spion.  Janganlah ugal-ugalan di jalan raya. Kalau celaka, yang kasihan adalah si korban dan keluarga” ujar Hutasoit. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.