- Advertisement -

Dimediasi: Permintaan Ganti Rugi Warga Desa Sosor Lontung Dairi Siap Diakomodir CV Yorim

Dairinews-Sidikalang

Warga Desa Sosor Lontung Kecamatan Siempat Nempu mendatangi Kantor Lingkungan Hidup Dairi untuk dimediasi dan meminta ganti rugi kepada CV Yorim pemilik pengolahan batu yang beroperasi di Desa Sosor Lontung.

Sejumlah warga pemilik lahan pertanian yeng terkena dampak pengolahan batu, menyampaikan supaya CV Yorim bertanggungjawab atas kerusakan lahan mereka sejak dibukanya pengolahan batu tersebut.

Rumondang Sinaga, boru Sagala, Maruasas Sihombing dan Marojahan Manurung, mengatakan, CV Yorim harus mengganti rugi akibat dampak yang ditimbulkan pengolahan batu. “Lahan pertanian kami tidak bisa ditanami, akibat banyaknya bebatuan. Dan hal itu terjadi pada saat musim hujan, bebatuan dari pengolahan batu itu dibawa air ke perladangan kami dan sudah berlangsung lama,” sebut mereka.

Sementara itu, Pemilik CV Yorim Yafirman Sihotang dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya akan mengakomodir permintaan warga terkait ganti rugi akibat dampak yang ditimbulkan pengolahan batu tersebut. Tetapi dengan syarat harus turun ke lapangan, dan warga menunjukkan lahan pertanian yang rusak akibat pengolahan batu.

Jangan mengajukan ganti rugi berlebihan, dengan tanpa bukti. Ganti rugi kita akomodir, dengan syarat turun ke lapangan bersama dengan Kantor Lingkungan Hidup untuk melihat dimana kerusakan lahan warga akibat dari limbah pengolahan batu itu. Dan disana akan dinilai kerusakan lahan warga.

Ada menyebutkan, kata Yafirman, bahwa pekerja di lokasi pengolahan batu itu tidak memberdayakan masyarakat sekitar. Itu tidak benar, bisa kita buktikan, 90 persen yang bekerja di pengolahan batu itu berasal dari Desa Sosor Lontung dan Desa Kaban Julu, palingan hanya tehnisi alat berat dari luar. “Jangan menuding yang tidak benar, tanpa bukti-bukti,” sebutnya.

Beberapa tahun ini, kita menyediakan CSR yang diberikan kepada desa yang berada di sekitar pengolahan batu itu. “Kita selalu mengakomodir permohonan warga bila mengajukan proposal kegiatan melalui CSR CV Yorim,” sebutnya.

Oleh sebab itu, diharapkan warga tidak dalam pengaruh orang lain, dalam penyampaian ganti rugi tersebut, kita selalu terbuka bagi warga. “Warga jangan mau dipengaruhi orang lain demi kepentingan pribadi mereka,” sebutnya.

Acara mediasi juga turut dihadiri Camat Siempat Nempu Hulu Lamasi Sihombing, dan  Kapolsek Buntu Raja AKP Pinem. Kepala Kantor Dinas lingkungan Hidup Posma Tua Manurung, mengatakan sudah beberapa kali warga mendatangi kantor ini, kali ini dihadirkan warga dan pengusaha untuk mencapai sebuah kesepakatan. Dipertemuan itu, diharapkan adanya solusi yang tepat, supaya persoalan tersebut bisa segera selesai.(D04)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.