- Advertisement -

Petani KJA Lebih Makmur Dibanding ‘Parbawang’

Dairinews-Sidikalang

Petani keramba jaring apung (KJA) di Danau Toba  Desa Silalahi-Paropo Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi Sumatera Utara  dipastikan lebih makmur  dibanding pembudifaya bawang merah di kawasan tersebut.

 

“Sudah pastilah  petani KJA lebih sejahtera” kata Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Pertanian Kabupaten Dairi, Lamhot Silalahi  di Sidikalang, Senin (7/11/2016).

 

Sehubungan itu, langkah pengosongan  keramba di sekitaran kawasan permukiman harus menerapkan win-win solution.  Menurutnya, penduduk setuju zero KJA dan berharap  jalan keluar berupa zonasi. Selanjutnya, area KJA sekarang diarahkan sebagai  daerah objek wisata.

 

Lamhot menerangkan,  sosilisasi sudah dilakukan. Namun langkah aksi  belum ditempuh. Memang, kata Lamhot, 7 bupati di sekitaran Danau Toba membuat kesepakatan zero KJA, namun payung hukum berupa undang-undang atau Peraturan Presiden belum dimiliki.

 

Dijelaskan, data terkini, jumlah KJA di Kecamatan Silahisabungan sebanyak 1115 kotak.  Dan, daerah itu merupakan produsen ikan nila terbesar buat Dairi dan berkontribusi bagi Sumut. Dengan begitu, kalau betul-betul dinolkan, bakal timbul  instabilitas  ekonomi masyarakat. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.