- Advertisement -

Dinding Proyek Parit di Parongil 2 Kali ‘Marumpak’

Dairinews-Parogil

Anggota DPRD Kabupaten Dairi fraksi partai Hanura , Hadi Swarno Panjaitan, Rabu (23/11/2016)  meminta Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang melakukan pengawasan ketat  terhadap kualitas proyek. Pekerjaan harus diselesaikan sesuai kontrak sehingga masa pakai sebuah  konstruksi lebih optimal.

 

Hadi Swarno  menyampaikan hal tersebut menyusul adanya proyek rehabilitasi  drainase di Jalan Sisingamangaraja Bawah  Parongil Kecamatan Silima-Pungga-Pungga berbiaya Rp 199.850.000 tahun anggaran 2016  diduga tidak mengacu rancangan anggaran biaya (RAB).

 

“Ai nungga dua hali dinding di bondar i marumpak di bagasan  na sabulan on” kata Hadi Swarno ditemani legislator  fraksi partai Golkar , Markus  WS Purba. Sudah dua kali terjungkal, tandas Hadi Swarno lagi.  Dia juga sudah mengambil dokumen lewat foto terkait keganjilan dimaksud.

 

Di sisi lain, kata Hadi Swarno, pada bagian tertentu, bangunan lama tidak dibongkar, diduga  hanya dipasang plesteran.

 

Informasi diperoleh wartawan menyebut, pada perencanaan proyek, bahwa seluruh bangunan harus dbongkar. Seterusnya, dibikin konstruksi baru. Tak ada tambal-tambalan.

 

Pengawas telah memberi teguran lisankepada kontraktor pelaksana, kata sumber.

 

Kepala Bidang  Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Maruli Berasa  menyebut, belum pernah  dapat kabar soal  dinding  parit yang terjungkal.

 

Diutarakan,  tidak semua  bangunan dibongkar. Namanya juga pemeliharaan. Lapisan plester pada bagian tertentu hanya dikupas lalu dibikin pasangan plester baru. Begitupun, dirinya  segera kunjungan. (D01)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.