- Advertisement -

Mengenal Dubes Karlov yang Dibunuh

Moskwa – Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Turki Andrey Karlov tewas oleh tembakan seorang polisi Turki dalam pembunuhan dramatis di depan publik di Ankara, Senin (19/12) waktu setempat.

Karlov, 62, telah menjadi Dubes Rusia untuk Turki sejak Juli 2013. Lahir di Moskwa pada 1954, dia memulai karir sebagai diplomat sejak usia awal 20an setelah lulus dari Moscow State Institute of International Relations dan akademi diplomat negara itu.

Sebelum di Turki, dia menjabat Dubes untuk Korea Utara. Dia seorang suami dengan satu anak, dan dikabarkan istrinya langsung pingsan begitu mendengar kabar kematiannya.

Karlov sering dipanggil oleh pemerintahnya untuk membantu mendinginkan suasana terkait keterlibatan Rusia dalam perang saudara di Suriah, yang menewaskan ratusan ribu orang dan membuat jutaan orang terusir dan membanjiri negara-negara Eropa sebagai pengungsi.

Dia juga sempat dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki terkait serangan Rusia di wilayah utara Suriah dan ditengarai mengenai desa-desa di perbatasan Turki.

“Ditekankan bahwa tindakan pihak Rusia bukanlah pertempuran melawan terorisme, namun mereka mengebom desa-desa warga sipil Turki,” bunyi pernyataan Kemlu Turki ketika itu.

Ketegangan antara dua negara memuncak setelah pada pada 24 November 2015 jet-jet tempur Turki menembak jatuh sebuah pesawat Sukhoi milik Rusia di dekat perbatasan Turki-Suriah.

Kremlin membalas serangan tersebut dengan memutuskan hubungan ekonomi dengan Turki.

Berdasarkan sejarah, ini merupakan pembunuhan duta besar Rusia pertama sejak 1927, ketika Dubes Rusia untuk Polandia Pyotr Voykov ditembak mati di Warsawa.

Pada abad ke-19, diplomat dan penyair Rusia Aleksandr Griboyedov tewas di Teheran setelah massa menyerbu gedung Kedutaan Rusia.

Pembunuhan duta besar terbaru sebelum Karlov dialami oleh Amerika Serikat, ketika Duta Besar untuk Libya J. Christopher Stevens tewas dalam serangan kelompok militan di gedung diplomatik AS di Benghazi, 11 September 2012.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.