- Advertisement -

Pasar Lau Tawar ‘Marrampingan”

Dairinews-Lau Tawar

Pasar Lau Tawar di Desa Lau Tawar Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sunatera Utara tinggal  rangka. Kondisinya ‘marrampingan’mengarah busuk. Lantai ditumbuhi rerumputan. Terlantarlah…Lebih separuh konstruksi  raib entah diambil siapa. Atap seng pun lewong.

Herman Sembiring mengatakan, pembangunan infrastruktur dilakukan lebih 10 tahun lalu. Namun, hingga kini belum sekalipun difungsikan. Uang negara mubajir.

Dikatakan, dulunya warga memanfaatkan pasar di kawasan permukiman di sana. Lantaran terlau sempit dan dekat dengan perumahan, masyarakat mengusul ke pemerintah agar disediakan alternatif. Sayangnya, pedagang tak pernah direlokasi. Pasar terdahulu pun mati.

Sembiring menyebut,  penduduk beralih ke Pasar Tigalingga dan Kutabuluh untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Hal itu dirasa  melelahkan.

Kasim Sinuraya keluarga penghibah lahan menyebut, sangat berharap agar fasilitas dioptimalkan.  Ayah telah berkorban demi kepentingan umum tetapi tindak lanjut dan langkah konkret tak tertengok.  Diutarakan, dulunya pemerintah telah membangun jalan kelilingin.  Perkerasan telah dilaksanakan.

“Kami mendukung andai pemerintah menunjukkan komitmen” kata Sinuraya. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.