- Advertisement -

1 Bulan Longsor, Desa Suka Dame belum Dikunjungi

Dairinews-Sidikalang

Warga Desa Suka Dame Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Bahrim Ginting (45),   Selasa (17/01/2017) mengatakan, badan jalan longsor  sepanjang 25 meter di wilayah mereka belum mendapat atensi pemerintah. Belum ada kunjungan pejabat maupun pengerahan alat berat.

“Dang adong dope lae  manang aha. Tong dope holan gogo ni dongan huta paturehon longsor on” kata Bahrim.

Dijelaskan, masyarakat sudah melakukan penanganan darurat melalui swadaya. Kayu bulat diletakkan melintang berjejer di badan jalan mirip gambangan. Paling tidak , agar sepeda motor bisa lewat mengangkut  hasil tani dan kebutuhan  rumah tangga. Untuk jenis mobil,  tak layak dilintasi. Bisa-bisa marobung lagi.

Ro majo hamu tu huta nami on. Na lungunan hami di son do bah. Dang adong listrik. Sikkola pe tong dope darurat, kata Bahrim. Ditambahkan, permukiman 5 dusun di sana jauh dari kemajuan. Yakni  Pamah, Juma Batu, Pinem, Sigedang dan Rambah Telko berpenduduk 400 keluarga.   Nonton televisi saja jarang. Kalaupun ada, sifatnya terbatas lantaran tenaga genset. Sinyal ponsel juga kedip-kedip. Lebih sering lonyap.

Diutarakan ,  akses ekonomi penduduk  cukup melelahkan. Yakni ke Tiga Binanga Kabupaten Karo dan Tiga Lingga. Jalannya belum  beraspal. Kayak jalan bekas logging. Kalau mau datang, mendingan  lewat Pertembungan Kecamatan Tigalingga. Jika pakai route  Tiga Binanga, mesti mutar dulu ke Kutabuluh, lanjut ke Juhar , lalu melintasi perladangan dalam jarak jauh.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),  Bahagia Ginting per pesan singkat menyebut,  sudah koordinasi dengan Camat Tanah Pinem. Kunjungan ke lokasi direncanakan  besok. (D01)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.