- Advertisement -

Tersangka Dugaan Korupsi Distribusi Raskin Ditetapkan

Dairinews.com-Sidikalang

Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Dairi Sumatera Utara dikabarkan telah menyerahkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Dairi  di jalan Sisingamangaraja Sidikalang.  Pun demikian, Kasat Reskrim AP Agus Butar-Butar  dihubungi melalui telepon selluler enggan berkomentar.

“Nantilah” kata Butar-Butar, Senin (27/02/2017).

Terpisah Kepala Kejaksaan Negeri, Jonny William Padede didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Wijaya, Selasa (28/02/2017)  membenarkan, sudah menerima lembaran dimaksud.

“ Baru kemarin diterima. Masih  SPDP. Belum dokumen untuk diperiksa” kata Pardede. Dalam surat itu, diterangkan bahwa tersangka adalah SFB. Tersangka  satu orang tetapi belum tahu apakah kemungkinan bertambah.

Diutarakan , kasus dugaan korupsi terkait penyimpangan dana distribusi bersumber dari APBD tahun 2011. Kerugian negara sesuai audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2016  Rp68 juta lebih.

Sebelumnya, SFB menyebut, sudah mengembalikan kerugian  ke kas daerah. Bukti pengembalian telah diberi ke penyidik. Menurutnya, dia tidak melakukan penyimpangan. Beras  tersalur sampai ke rumah tangga sasaran. Kala itu, belum ada peraturan Bupati mengatur laporan pertanggungjawaban. Regulasi masih berupa pedoman umum (pedum).

Dikatakan, pihaknya langsung  mengantar beras ke desa. Bukan kades mengambil.  Distribusi lanjutan ditangani kades menuju kepala dusun hingga penerima. Camat lain memang pernah diperiksa polisi. Belakangan  laporan diperbaiki.  SFB menerangkan, tak sempat berbenah lantaran dimutasi.  (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.