- Advertisement -

PT DPM Diminta Beri Perluang Kerja Lokal

Dairinews.com-Lae Parira

Kepala Desa Sumbul Kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Master Sihombing meminta PT Dairi Prima Mineral (DPM) memberi peluang kerja kepada tenaga lokal.  Beberapa tahun lalu, model tersebut sudah diterapkan. Namun, terhenti menyusul kevacuman  eksplorasi sebagai dampak krisis keuangan global.

Hal tersebut disampaikan Sihombing kepada Dairinews.com, Senin (27/03/2017)  menyusul  geliat kembali perusahaan.  Dengar-dengar sudah kembali beraktivitas. Amat bijak kalau manajemen memberi ruang sebesar-besarnya bagi warga setempat di wilayah lintasan dan tambang. Optimalkan  pemberdayaan.

Dia berpendapat, perusahaan perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan perangkat pemerintahan di daerah yang berhubungan dengan kegiatan.  Jangan  cari-cari kades ketika ada masalah. Dari awal, idealnya bermitra. Sesungguhnya, kata Sihombing, PT DPM  telah membuktikan  membantu  rakyat. Itu ditandai pembangunan jalan berkonstruksi hotmix jalur  Parongil-Sidikalang. Karenanya,  relatif mudah bagi perusahaan meneruskan kerja sama saling menguntungkan.

Sihombing menyebut,  penduduk siap berkompetisi. Kalau level security yang diminta, tentu  pemuda siap ambil bagian. Tetapi, bukan tidak mungkin diuji hingga  level manajer.  Terbukti,  warga di sana  banyak meraih sukses di perantauan dan duduk di pemerintahan.

Berilah porsi   buat penduduk lokal. Rekrutmen sepatutnya terbuka. Termasuk pasokan bahan pangan, menurut Sihombing, sepatutnya dibeli dari pedagang  setempat.  Permintaan beras dan sejenisnya, seyogianya mengedepankan panenan petani sekitar.

Sebagaimana diketahui, PT DPM adalah  perusahaan bergerak di bisnis  penambangan seng dan timah hitam atau dinamai ‘black dog’ berpusat di Desa Sopokomil Kecamatan Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi. Berdasarkan hasil eksplorasi, ditemukan cadangan sebesar 6,5 juta ton. Perusahaan juga telah mengantongi ijin pinjam pakai hutan lindung. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.