- Advertisement -

Penduduk Tumpak Debata Intens Kembangkan Jeruk Manis

Dairinews.com-Sumbul

Penduduk Tumpak Debata Desa Pegagan Julu IV Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Sumatera Utara  intens membudidayakan tanaman jeruk manis.  Lahan pertanian dimaksud terbentang luas.

Ketua  Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Nyonya Dumasi  Sitohang boru Sianturi saat mengikuti kunjungan Bupati KRA Johnny Sitohang Adinegoro —  bertajuk ‘Bekerja Untuk Rakyat’ di permukiman dimaksud, Jumat (31/03/2017) menyebut, salut atas kegigihan masyarakat.  Apalagi, sistem tanam menerapkan  tumpang sari.  Di antara  barisan jeruk, dibikin lagi tanaman muda berupa  cabe, wortel dan lainnya.

Memang, mengusahakan jeruk manis ini harus serius. Jangan bisa menanam tetapi setengah hati merawat. Kalau begitu,  nantinya malah boros. Sekali mulai, yah mesti  gigih. Boru Sianturi optimis dalam tempo tidak terlalu lama,  kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Eytos kerja patut dibanggakan. Terbukti, hampir tak ada lahan tidur.

Kalau pas  panen jeruk,  enak kali bah, kata ibu rumah tangga bergelar Oppu Clinton boru ditemani  Kadis Pertanian  Herlina Lumban Tobing dan Kabag Humas dan Protokol  Erika Hasugian.  Umur 3 tahun sudah bisa jadi uang.  Harga juga menjanjikan. Produksi naik kencang sejak petik perdana.

Dia memaparkan  pengalaman. Dari  populasi 200 batang di Lae Gerat  Sitinjo, keluarga top manajemen ini sudah mengumpulkan 10 ton sekali panen dengan harga jual Rp10 ribu. Seratus juta rupiahlah pegang uang di ladang, kata  Oppu Clinton. Lega rasanya.  Kala bertemu dengan  warga dan kalangan birokrasi, dia sering menjelaskan  kepada rekan sebagai motivasi.

Herlina mengatakan, Dairi merupakan sentra  produksi di Sumut. Saat ini, luas lahan produktif berada di atas 1200 hektar.  Ratusan hektar sedang fase vegetatif. Pemerintah berusaha mendukung usaha tani berupa pembagian bibit unggul dan  pengendalian hama penyakit khususnya lalat buah. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.