- Advertisement -

Jalan di Objek Wisata Silalahi-Paropo Hancur

Dairinews.com-Silalahi

Fasilitas jakan di kawasan objek wisata menghubungan  Desa Silalahi-Paropo Kecamatan Siahisabungan Kabupaten Dairi Sumatera Utara dinilai buruk.  Agustinus Sidabutar (62) beralamat di Desa Silalahi 2, Kamis (06/04/2017) mengatakan, kondisi dimaksid sangat mempengaruhi ketertarikan wisatatawan.

“Terkadang, kata Sidabutar bergekar Oppu Agung yang juga pengusaha ikan mujahir bakar ini, tamu  yang nasuk dari Tongging  menghentikan perjalanan di Paropo. Atau sebaliknya,  pengunjung  yang melintas dari Lae Ondom-Silalahi tak samai ke Paropo. Dampaknya,  keindahan panorama Danau Toba tak terlihat sempurna.

Menurutnya, infrastruktur hancur sepanjang 4 kilometer. Profil parah tersebut dirasakan 3 tahun belakangan. Hingga kini belum ada tada-tanda perbaikan. Keberadaan Badan Otorita Danau Toba (BODT) belum memberi pengaruh positif. Aksi di lapangan belum juga kelihatan.

Kepala Beppada, Jubel Sianturi menyebut, telah mengusulkan kenaikan status menjadi jalan propinsi pada  Musrenbang diimoin Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

Anggota DPRD Markus WS Purba mengaku kecewa terhadap eksekutif. Anggaran pengembangan Danau Toba mendekati nihil.  Seolah dibanggakan namun di sisi lain minim empati.

Ketua fraksi PDIP DPRD, Resoalon Lumban Gaol mengatakan, Bupati lemah dalam kemampuan lobby. Terbukti, Presiden Joko Widodo  sudah bolak-balik Sumut termasuk  kawasan Danau Toba  namun tak  singgah di Dairi.

Alokasi APB minim. Lobby juga lemah. Sepertinya, problema kian kompleks. Kalau tak dijolok, kue pembangunan tidak jauh bagai durian runtuh. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.