- Advertisement -

Bimtek Kades 2016 Naik ke Penyidikan

Dairinews.com-Sidikalang

Kasus dugaan korupsi bimbingan teknis (bimtek) kepala desa se Kabupaten Dairi Sumatera Utara ke Jogjakarta tahun 2016 naik ke tingkat penyidikan. Kepala Kejaksaan Negeri Dairi Johnny William Pardede melalui Kasi Pidsus Chairul Wijaya, Senin (17/07/2017) menerangkan, surat perintah penyidikan (sprindik)  diterbitkan per 14 Juli 2017.

Iklancovid

“Ditemukan dua alat bukti adanya perbuatan tindak pidana” kata Wijaya. Ada kelebihan bayar atau potensi mark up.  Uang tersebut tidak dikembalikan kepada kepala desa.

Diterangkan, biaya kegiatan Rp10 juta per orang atau total Rp1,6 milliar. Sebanyak Rp5,5 juta disetor ke Sekolah Pemberdayaan Masyarakat Desa (STPMD)Jogjakarta  dan Rp4,5 juta untuk akomodasi. Wijaya tak bersedia menyebut berapa setoran ke  STPMD dan berapa yang tertahan.

Diutarakan, dalam tempo tidak terlalu lama akan ditetapkan tersangka. Paling lama 3 minggu lagi. Sekitar Agustus oknum yangharus bertanggungjawab secara hukum akan disampaikan. Disebutkan, lebih 20 orang saksi dari kalangan kepala desa sudah dimintai keterangan. Pegawai di  SKPD bersangkutan juga diperiksa.

Sebelumnya, Kabid Keuangan Desa pada Dinas  Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa, Edison Silalahi mengatakan, dia mengurus biaya ke penyelenggara. Terkait  biaya transportasi berupa beli tiket dan lainnya ditangani  rekan.  (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.