- Advertisement -

Dana Desa Dairi Tahun 2018 Berkurang Rp.14,165 M

Dairinews.co-Sidikalang

Angka kemiskinan dianggap rendah. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pada tahun anggaran 2018 ini mengurangi jumlah Dana Desa (DD) untuk sebagian wilayah di Indonesia termasuk Kabupaten Dairi.

Iklancovid

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Keuangan Desa pada Bappemas Dairi, Edison Silalahi di Sidikalang, Selasa (20/3/2018). Edison menerangkan, pada tahun anggaran 2018 ini DD Dairi berkurang Rp.14,165  miliar.

Edison menguraikan,  DD Dairi tahun 2017 sebesar Rp.126,096 miliar menjadi Rp.111,931miliar atau berkurang sebesar Rp.14,165 miliar (13,5%). Dijelaskan, pengurangan dana Desa disebabkan adannya prioritas pengentasan kemiskinan diwilayah timur Indonesia.

Ia menyebut, total anggaran DD dialokasi pada APBN 2018 sebenarnya masih tetap yakni sebesar Rp.60 triliun. Hanya saja, lanjut Edison, pemerintah pusat mengutamakan pengentasan kemiskinan di wilayah timur Indonesia. Sehingga, untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dimaksud. Sebagian wilayah terpaksa diukurangi alokasi termasuk Kabupaten kita, ucapnya

Dikatakan, bobot pembagi ditetapkan Pemerintah Pusat berdasarkan jumlah masyarakat miskin, jumlah penduduk, luas wilayah serta indeks kemahalan geografis, ucap Edison. Sehingga, pengurangan dana Desa Dairi tahun 2018 berdasarkan data angka kemiskinan dianggap rendah.

Sementara itu, Alokasi Dana Desa (ADD) Dairi tahun 2018 sebesar Rp.63,340 miliar. Dijelaskan, saat ini para Kepala Desa sedang menyusun peraturan Desa (Perdes) dan penyusunan APBDesa. Sebenarnya, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 225 tahun 2018 tentang pedoman penggunaan dana transfer salahsatunya dana Desa.

Bulan Januari 2018 sudah bisa dilakukan penarikan uang asalkan Perdes APBDesa sudah selesai disusun. Pencairan DD untuk tahun 2018 dilakukan 3 tahap yakni tahap I sebesar 20%, tahap II 40% serta tahap III sebesar Rp.40%, tandasnya (D03).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.