- Advertisement -

Kasus Kematian Ibu Hamil di RSU Sidikalang Dilapor ke Polisi

Dairinews.co-Sidikalang

Kasus kematian Ramayana Sidauruk (38) dan bayi kandungan di Rumah Sakit Umum Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara masuk ke ranah hukum. Tulus Sihombing, suami almarhumah melalui telepon selluler, Rabu (25/04/2018) membenarkan, adanya pengaduan.

“Saya adukan ke polisi, tadi siang. Deliknya, dokter kosong ketika pasien dan keluarga sudah lama menunggu yang berakibat istri saya meninggal” kata Tulus. Dia mengalpro siang itu didampingi kuasa hukum Agustinus Sinaga.

Sebagaimana diberitakan,  Ramayana tiba di RSU, Minggu (15/04/2018) sekira pukul 20.00 Wib. Menurut Tylus, istrinya sehat. Itu dibuktikan kemampuan berjalan menuju ruang perawatan. Penanganan diterima berupa pemasangan infus dan ogsigen. Ditunggu berjam-jam, dokter spesialis kosong.

Belakangan  dia  diminta mencari ambulan untuk menvawa Ramayana. Masih dalam perjalanan, Tulus menerima telepon dari ibunda tercinta Poibe boru Siahaan bahwa istrinya meninggal.

“Unang pola lului be. Nungnga mate be” kata boru Siahaan mengukangi pembicaraan diwawancarai di rumah korban di Desa Lumbantoruan Kecamatan Lae parira belum lama ini.

Direktur RSU Sidikalang, Henry Manik di hadapan Sekretaris daerah membenarkan, dokter spesislia kebidanan kosong pada jam dimaksud. Namun, phaknya menyediakan ambulans yang dipinjam dari perorangan.

Bonar Sinaga ahli kebidanan  menyebut, ketika itu dia sedang berada di Medan sedang rekannya Saut Simanjuntak sedang perjalanan pulang. Kalau menunggu dari Medan, dirasa teralu lama. Akhisnya, Bonar memberi petunjuk agar pasien dirujuk. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.