- Advertisement -

Yaspen Rismaduma Kian Dipercaya, Dari 14 Jadi 1600 Siswa

Dairinews.co-Sumbul

Perjuangan membesarkan Yayasan Pendidikan Rismaduma di Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Sumatera Utara dirasa sungguh berat serta penuh tantangan. Di awal pendirian, tepatnya 14 Mei 1988, sekolah ini hanya memiliki 14 siswa SMP berlokasi di Tumpak Debata  Desa Pegagan Julu 4. Kala itu, ayahanda,  Tiras Richard Samosir dan bunda Kosti Magdalena Sinaga  selaku pendiri harus pontang-panting mencari guru yang bersedia  mengabdi tanpa upah.

Berbekal optimisme dan dukungan  masyarakat, Yaspen Rismaduma melebarkan sayap membuka  SMA (1989), SMEA (1993)   dan SMK (2010). Kini, jumlah siswa binaan tercatat  1601 orang. Angka tertinggi  ada di SMK sebanyak 930 siswa atau 27 rombongan belajar yang awalnya hanya 2 rombel berikut 16 pelajar.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Rismaduma, Leonard Surungan Samosir pada Dies Natalis ke 30 di hadapan ribuan hadirin di pelataran sekolah, Kamis (17/05/2018).

Perkembangan tersebut senantiasa adalah berkat bimbingan Tuhan. Dang alani gogo nami amang. Dang holan alani gogo dongan guru. Alai, nadiramoti Debata do asa gabe lam taruli saonari, kata Leo yang juga anggota DPRD Sumut.

SILUAH: Marga Lingga selaku pemegang hak ulayat membawa ‘siluah’

Dia mengapresiasi  komitmen masyarakat yang menyerahkan pembekalan  ilmu pengetahuan generasi muda ke sekolah ini. Realitas ini menunjukkan, penduduk menaruh harapan pada lembaga di sekitar. Diutarakan, berbagai terobosan senantiasa dilakukan termasuk membangun kemitraan dengan perusahaan.

Dies natalis ditandai pemotongan kue  oleh Leo dan nyonya boru Simarmata serta keluarga kepada inong pangintubu, Kosti boru Sinaga, Bupati Johnny Sitohang, aparatur pemerintah, kepala sekolah, guru, orang tua siswa dan pelajar.

Bupati mengatakan, keberadaan sekolah ini punya peran penting membantu pemerintah demi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pejabat ini mengapesiasi keluarga atas atensi pada dunia pendidikan.

Kepala SMK, Paulus Saing menyebut,  sekolah ini tidak kalah dengan negeri. Terbukti, sebagian siswa sudah mendaftar  ketika sekolah negeri masih membuka registrasi.  Binaan mereka kerap mendapat pujian dari masyarakat menyusul iringan musik  pada berbagaui pesta adat. Per  14 Mei 2018, Rismaduma  menempati  juara 3  lomba musik Piala Kapolda Sumut di Hotel Aston Medan.

Dipaparkan, pihaknya memiliki fasilitas  relatif lengkap. Sehubungan itu, Dinas Pendidikan memanfaatkan ruangan buat kegiatan ujian nasional dan agenda lainnya.   Artinya, swasta sudah membantu pemerintah.

Memahami kondisi  ekonomi  masyarakat, manajemen menetapkan biaya pendidikan  tergolong murah dan tanpa uang pembangunan. Pun demikian, kualitas tetap prioritas. Sejumlah alumni kini bekerja sebagai pegawai negeri  anggota TNI-Polri dan pengusaha serta petani.

Orangtua siswa, Harapan Sitohang mengatakan, bangga  menyekolahkan anak di sini.  Pembekalan  penggetahuan dan keterampilan selaras dengan  tata krama.

Syukuran juga diisi  budaya diikuti 2000 an  undangan. Selain  bagi ‘jambar’,  hadirin juga manortor.   Marga Lingga selaku pemegang hak ulayat menyerahkan ‘siluah’ kepada yayasan. Itu dibalas pengelola  lewat ‘marsomba’ dan  pemberian uang  kepada para tetua.  Mantan kepala sekolah,  Kiden Silalahi dan Kasek Maringan Turnip, Paulus Saing serta Edison Lumban Gaol  didaulat menerima ulos sebagai ucapan terima kasih atas partisipasi membesarkan  yayasan. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.