- Advertisement -

Tanam Bawang Merah di Sitinjo, Hasil 15 Kali Lipat

Dairinews.co-Sitinjo

Tanaman bawang merah kini tumbuh jagur di dataran tinggi. Kepala Unit Pelaksana Teknis Pembibitan dan Pembenihan Sitinjo Dinas  Pertanian Kabupaten Dairi Sumatera Utara,  Jepriel  Sinambela, Kamis (09/08/2018) menjelaskan, dari hasil pertanaman dalam hamparan milik pemerintah dimaksud, diperoleh  panen 15 kali lipat dibanding bibit.

Iklancovid

Diutarakan, medio Mei  kemarin, dia melakukan uji cona terhadap 100 kilogram bibit varietas Batu Hijau. Hasilnya mencapai 1,5 ton. Ukuran umbi jauh melebihi hasil budidaya petani di Desa Silalahi-Paropo Kecamatan Silahisabungan. Saat ini juga berlangsung panen ke lima bersama siswa SMKN Sitinjo.


TANAM MEI: Kepala Unit Pelaksana Teknis Pembibitan dan Pembenihan Dinas Pertanian Kabupaten Dairi, Jepriel Sinambela menunjukkan bawang merah hasil penanaman Mei 2018.(Dairinews.co)

Model penamaman adalah memakai mulsa diikuti penaburan ppuk organik serta pengendalian hama panyakit secara rutin. Bawang merah, bukan lagi khusus dataran rendah.

Hasil panen tersebut, kata Jepriel, dipersiapkan sebagai bibit guna disalurkan kepada kelompok tani. Dia berobsesi melahirkan penangkar benih untuk mengurangi ketergantungan kepada pengusaha. Menurutnya, dalam analisa usaha tani, biaya bibit salah satu cost terbesar. Terkadang melambung sampai Rp50.000 per kilogram.

Jepriel berharap, warga  ikut ambil bagian mempraktekkan demi menambah pendapatan keluarga.

Mau tahu dimana lokasi ini? Berdampingan dengan SPBU Sasta – di seberang kantor Camat Sitinjo, atau di pertengahan Simpang Tiga-Taman Wisata Iman. Jelaskan??? (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.