- Advertisement -

Puluhan Orangtua Demo, Guru SDN Tambahan Tinggal 4 Orang

Dairinews.co-Sidikalang

Kepala SD 034503 Tambahan Desa Tambahan Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Kartini Sihombing  bersama 20 an orang tua berunjuk rasa ke kantor DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Kamis (13/09/2018).

Mereka juga menggelar aksi serupa ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia di Jalan Stadion Lama.

- Advertisement -

Pertemuan dengan unsur pimpinan dan anggota DPRD berlangsung di gerbang. Mereka diterima beberapa legislator. Tak lama berselang, rombongan naik mobil pick up ke kantor BKD.

Kehadiran di Kantor BKD diterima Kepala Bidang Mutasi, Dinas Pasaribu. Pada dialog di pelataran di ruang terbuka itu, Kartini menyatakan protes keras atas mutasi 2 guru tanpa sepengetahuannya.

Bulan Agustus lalu, dipindahkan satu guru. Kemarin  pindah lagi satu guru. Hal itu di luar sepengetahuannya. Tiba-tiba saja, guru bersangkutan menunjukkan surat keputusan dan dirinya tak berdaya menahan. Guru mutasi itu atas nama Elfridawaty Hasugian dan Nursafitri.

“Sekarang dipindah 2 guru, bulan depan berapa lagi?” ujar Kartini. Diterangkan, saat ini, sekolah tersebut hanya dibina 4 guru sementara tahun depan akan pensiun 2 orang. Lembaga tersebut tidak memiliki guru honor.

Dia mendesak. Paling lama minggu depan, guru bersangkutan dikembalikan atau menerima penempati baru dimana tenaga pengajar itu sudah mengikuti pendidikan kurikulum 2013.

Kartini menyebut, dia dipindah sebagai kepala sekolah dari Sidiangkat Sidikalang tahun 2010. Baginya, hal itu adalah konsekwensi. Kemanapun ditempatkan harus siap. Tetapi, janganlah nasib anak bangsa diterlantarkan.

Ketua Komite Sekolah, Darsono Banurea menyebut, akan membawa waga lebih banyak bila sampai minggu depan tak memperoleh penempatan guru baru. Menurutnya,di tangan Kartini Sihombing, sekolah itu lebih baik.

Dina Pasaribu menyebut, aspirasi s akan disampaikan ke pimpinan. Dijelaskan, tahun ini, Dairi memperoleh kuota penerimaan CPNS khusus guru  sebanyak 176 orang. Sebagian diantaranya ditugaskan ke sekolah itu.

Diperoleh kabar, sekolah itu kini membimbing 60 siswa. Sementara itu, seorang diantara guru memilih pindah ke Kilometer 7 Kecamatan Siempat Nempu Hulu  lantaran harus merawat 2 anaknya penyandang disabilitas. Dia berjauhan dengan suami.

Pendidikan adalah salah satu pilar pembangunan, buktinya mana? Kembalikan guru-guru atau mana gantinya? Pemindahan guru-guru adalah penelalantaran anak bangsa. Itu sebagian poster yang dibawa kaum ibu. (D01).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.