- Advertisement -

Ratusan hektar Jagung Diserang Ulat Di Tanah Pinem

Dairinews.co-Sidikalang

Ratusan hektar lahan  pertanian jagung diserang hama ulat di Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Itu bisa didapati di Desa Renun, Mangan Molih dan Lau Njuhar 1, Organisme  menyasar saat tanaman masih fase pertumbuhan. Pada kondisi parah, daun jadi  botak dimulai dari pucuk.

Demikian disampaikan  Moah Bintang (60)  purna bhakti  ASN beralamat d i Desa Renun, Minggu (05/05/2019). Belum ada  metode pengendalian yang ampuh dan terarah. Petani  membeli ragam pestisida  dan masing-masing bikin cara sendiri.

- Advertisement -

Bintang mengatakan, serangan terjadi sejak umur 3 minggu setelah tanam hingga  3 bulan. Kalau daun sudah keras atau tua, hama itu tak mempan.

Dia meyakini, produksi akan menurun mengingat daun adalah  dapur fotosintesa.

“Daun adalah tempat memasak makanan tanaman. Kalau rusak, tentu berdapak pada panenan” kata Bintang. Dia belum tahu apakah pemerintah sudah melakukan  langkah pengendalian. Sesungguhnya, dia berharap, penyuluh pertanian segera merespons keluhan masyarakat mengingat budidaya jagung  adalah salah satu sandaran perekonomian rakyat.

Jusuf Sembiring (50) penduduk Desa Kutabuluh mengatakan, sepengetahuannya serangan telah  merambah  areal di Desa Kutabuluh, Pamah dan Pasir Mbellang.  Setiap rumah tangga mengusahai 1 sampai 3 hektar.

Terpisah, Pegang Purba beralamat di Dusun Lau Pangguh Desa Batu Gunggun Kecamatan Gunung  Sitember menyebut, sebagian tanamannnya sempat dihantam ulat tersebut.  Kini telah berhenti lantaran fase  tanaman masuk tahap berbunga.

Adam,  Petugas Pengamat Hama di Kecamatan Tigalingga  mengatakan, telah melaporkan dampak gangguan  hama tersebut ke Dinas Pertanian.

“Sudah dilapor ke Dinas Pertanian” kata Adam via telepon . (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.