- Advertisement -

Noni Purba Lumpuh Setelah Melahirkan, Si Bayi Menderita Gizi Buruk

Dairinews.co-Sidikalang

Noni Purba (35) dan putri tercinta, Nopina Sitorus bayi berusia 40 hari dirawat di RSU Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Keduanya mengalami gangguan  serius.

Kepala Desa Bakal Gajah Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Humitar Sitorus, Kamis (30/05/2019) mengatakan, Noni menderita lumpuh total  setelah melahirkan. Kini, tak sanggup duduk atau beraktivitas. Tubuhnya kering kerontang.

- Advertisement -

Noni Purba

Sementara itu, bayinya mengalami gizi buruk. Saat dilahirkan, kata Humitar, berat badan hanya 0,9 kilogram. Timbangan saat ini 1,8 kilogram.

“Si bayi kena gizi buruk” kata Humitar didampingi Sekretaris Desa, Santi Nainggolan.

Diutarakan,  gangguan Noni  muncul  tahun  2017. Kala itu, dia ditimpa pohon jengkol. Perlahan-lahan membungkuk lalu dibawa berobat ke beberapa tempat. Orang tua Noni sempat membawa ke Tebing Tinggi buat perawatan. Dan beberapa hari lalu, sang suami, Donis Sitorus mengajak istri tercinta pulang ke kampung.

Humitar menjelaskan, Noni melahirkan di Tebing Tinggi. Warga mengetahui kelainan ibu rumah tangga tersebut ketika kembali  rumah 2 hari lalu. Menengok keprihatinan tersebut, perangkat desa dan bidan merujuk ke RSU Sidikalang.

Humitar mengharapkan  bantuan pihak peduli demi peningkatan asupan gizi bayi dan obat yang lebih baik.  Donasi  dimohon dikirim ke BRI nomor  537  501 009 544  536 atas nama  Humitar Sitorus.

Sementara itu perawat menyebut,  memberi pelayanan terbaik demi kesembuhan pasien.

“Bayinya gizi buruk. Harusnya, umur 40 harusnya  sudah 5 kilogram, ujar perawat. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.