- Advertisement -

Ditreskrimum Poldasu dan Polres Dairi Meringkus Otak Serta Pelaku Percobaan Pembunuhan Terhadap Bangkit Sembiring dan Keluarga

Dairinews.co-Sidikalang. Ditreskrimum Poldasu bekerjasama dengan Satreskrim Polres Dairi berhasil mengungkap sekaligus menangkap otak serta para pelaku diduga pembunuh bayaran terhadap pensiunan Polisi dan keluarga Aiptu Bangkit Sembiring di Desa Lau Kersik Kecamatan Gunung Sitember, Jumat (31/5) lalu.

 

Pengungkapan kasus itu bermula diamankannya 7 orang tersangka termasuk otak serta donatur oleh tim dari Ditreskrimum Poldasu dan Satreskrin Polres Dairi dari sejumlah tempat berbeda di Sumaetra Utara, Minggu (16/6).

 

Demikian disampaikan Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan melalui Kasubbag Humas Polres, Ipda Donni Saleh kepada wartawan di Mapolres Dairi, Senin (17/6). Diterangkan Donni, terkait keberhasilan pengungkapan aksi pembunuhan berencana terhadap keluarga purnawirawan Polisi itu langsung dipimpin Kapoldasu Irjend Pol Agus Andrianto dihadiri Kapolres Dairi AKBP Erwin Siahaan, Senin (17/6) di Mapoldasu.

 

- Advertisement -

Diterangkan Donni, ketujuh tersangka masing-masing berinisial ST (66) penduduk Desa Lau Kersik merupakan otak dan donatur pembunuhan berencana terhadap Bangkit Sembiring dan keluarga. Selanjutnya, W als O (46), BH (52), JG als Y (21), BS (21), BS (26) serta MT (61) juga warga Desa Lau Kersik.

 

Donni menyebut, dalam pres release disampaikan peran semua tersangka untuk menghabisi keluarga Bangkit Sembiring malam itu dirumahnya. Ditambahkan Donni, terkait kasus itu, Satreskrim Polres Dairi dipimpin Kasat Reskrim AKP Jenggel Nainggolan, Minggu (16/6) malam mengamankan salahseorang warga Desa Rante Besi Kecamatan Gunung Sitember berinisial DB (55).

 

Saat ini orang diamankan itu masih didalami keterlibatannya terkiat pembunuhan berencana terhadap mantan anggota Polri dan keluarganya itu, ucap Donni. Sebelumnya, korban dugaan pembunuhan berencana Bangkit Sembiring ditemui di RS Sidikalang, Jumat (31/5) menegaskan, dia dan keluargannya diserang pembunuh bayaran.

 

Bangkit dan istrinya Ristani Samosir (49) serta anaknya Abraham Sembiring (11) kritis akibat dibacoki orang tidak dikenal (OTK) dirumahnya di Desa Lau Kersik, Jumat (31/5) dinihari. Bangkit mengatakan, dia pernah bermasalah dengan ST masalah penyerobotan tanah.

 

Menurut Bangkit, kasus itu sudah dilapor ke Polsek Tigalingga dan pihak Polsek sudah melimpah kan penanganan kasus itu ke Polres Dairi. Tetapi entah kenapa samapai sekarang belum tahap 2 ke Kejaksaan Dairi, ungkapnya (D03).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.