- Advertisement -

Bupati Dairi dan Kemenkominfo Perkenalkan Teknologi Pertanian Kepada Petani Kopi

Dairinews.co-Sumbul.

Bupati Dairi Sumatera Utara, Eddy Keleng Ate Berutu dan tim dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) melakukan kunjungan lapangan ke Desa Perjuangan Kecamatan Sumbul sebagai implementasi pertanian presisi smart farming dan pemasangan soil and weather sensor.

Kunjungan tersebut, Senin (24/06/2019). Kunjungan juga dihadiri Plt Direktur Ekonomi Digital, Wijayanto selaku Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital Pertanian dan Perikanan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Chief Marketing Officer PT MSMB A Trianita Hesti, Ketua TP-PKK Ny Romy Mariani Eddy Berutu, Camat Sumbul, Tingki Simamora serta sejumlah pimpinan OPD.

- Advertisement -

Bupati Dairi Eddy Berutu menyampaikan,  penerapan smart farming sebuah sistem pertanian berbasis teknologi untuk peningkatan pendapatan petani. Pemkab Dairi mengembangkan pola kerjasama kemitraan untuk membantu masyarakat peningkatan kapasitas mengakses teknologi serta mencari terobosan peningkatan produktivitas pertanian.

Eddy menandaskan, Pemerintah akan terus membuka kerjasama dengan kemitraan baik itu asosiasi, non government organization (NGO), dan badan lain untuk meningkatkan produktivitas petani”. Ujarnya. Disebutkan Eddy, Kemenkomimpo dan Kemendes serta PT MSMB Dairi mendapat kesempatan untuk penerapan Presisi Smart Farming yakni pemasangan alat SOIL and Weather Sensor untuk merekam perubahan cuaca yang terjadi secara langsung, mengukur intensitas hujan, dan untuk meningkatan pengukuran suhu atau temperatur.

Bupati Dairi Sumut, Eddy KA Berutu didampingi Ketua TP-PKK, Romy Mariani Simarmata, tim Kemenkominfo serta petani kopi di Desa Perjuangan Kecamatan Sumbul diabadikan usai melakukan pemasangan alat pertanian.(Dairinews.co),

Saya percaya petani sudah punya pengalaman dari orang tua secara turun temurun bagaimana cara bertani yang baik dan benar. Sekitar 80% masyarakat Dairi adalah petani. Kopi Sidikalang sadar atau tidak sudah ada di luar negeri.Bupati menegaskan, pemerintah akan memacu pengembangan Kopi Sidikalang dengan pemasangan soil and weather sensor sehingga hasil pertanian yang sudah baik akan lebih baik.

Chief marketing officer PT MSMB A Trianita Hesti mengatakan, pemasangan alat soil and weather sensor bertujuan memberikan informasi secara real time, tepat dan presisi kepada petani. Alat itu berfungsi membuat data log. Dengan data tersebut maka dapat digunakan oleh peneliti memprediksi cuaca yang sinkron ke satelit BMKG.

Alat itu menggunakan daya baterai atau baterai isi ulang dan dapat juga dikombinasikan sehingga dapat menghasilkan sumber daya yang lebih lama. Dengan menggunakan alat tersebut, petani bisa melakukan pemupukan sesuai dengan dosis yang dibutuhkan tanah.

Keberadaan sensor tanah dan cuaca yang terpasang di lahan pertanian, juga akan membantu petani dalam memantau kondisi tanaman. Data yang dapat diperoleh dari sensor ini diantaranya seperti kelembaban udara dan tanah, suhu, ph tanah, kadar air, hingga estimasi masa panen dan terintegrasi dengan aplikasi berbasis android RiTx, peringatan dini akan diterima petani jika terjadi anomali terhadap kondisi lahan mereka dan petani juga akan mendapatkan rekomendasi demi mencegah terjadinya kerusakan terhadap lahan dan tanaman.(D03).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.