- Advertisement -

Menristek Akan Sampaikan Kuliah Umum Revolusi Industri 4.0

Dairinews.co-Sidikalang

Menteri Riset dan Teknologi,  Muhammad  Nazar direncanakan akan memberi kuliah umum kepada kalangan ASN,  akademisi dan generasi muda Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Jumat-Sabtu (12-13/07/2019). Agenda dipusatkan di Balai Budaya Sidikalang.

Demikian dijelaskan Bupati, Eddy Kelleng Ate Berutu didampingi Wakil Bupati Jimmy AL Sihombing, Sekretaris Daerah Sebastianus Tinambunan dan staf  kepada wartawan, Rabu (10/07/2019).

Materia  kuliah bertajuk ‘Tantangan Perguruan Tinggi dan Lulusannya dalam  Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0’. Eddy menyebut, pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini mendorong setiap insan harus meningkatkan kompetensi agar bisa eksis.

Revolusi Industri 4.0, kata Eddy, bukan saja sebagai kendala sekaligus juga merupakan peluang ekonomi. Lewat informasi teknologi, berbagai terobosan bisa dilakukan. Indonesia khususnyua warga dairi harus tampil sebagai pemenang.

Generasi muda, tandas Eddy, mesti paham tentang substansi ini.

            Lalu Apa Itu Revolusi Industri 4.0?

Era Revolusi Industri 4.0 adalah era digital  yang telah mengiring masyarakat kepada berbagai hal yang praktis dan tanpa batas, semua transaksi keuangan dilakukan melalui gadget seperti melakukan transfer dana, berinvestasi hingga memperoleh pembiayaan.

Hal ini yang kita kenal dengan sebutan Financial Technologi atau FinTech. FinTech sendiri berarti teknologi dan inovasi baru yang dikembangkan untuk memperluas dan mempermudah akses masyarakat dengan layanan jasa keuangan.

Fintech diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, dengan segala kemudahan dan efisiennya, mampu menjangkau masyarakat lebih luas, sehingga masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh layanan jasa keuangan konvensional juga dapat tersasar, dan pada akhirnya mempercepat pengembangan ekonomi masyarakat.

Otoritas Jasa Keuangan selaku regulator di sektor jasa keuangan terus mendorong pertumbuhan industri peer to peer lending atau fintech lending untuk peningkatan inklusi keuangan khususnya perluasan akses permodalan UMKM.

Untuk mendukung secara penuh pendanaan UMKM, OJK memiliki dua pilihan yaitu mendorong fintech lending meningkatkan kapasitas pendanaan produktif (kualitas) atau mendorong kemudahan pendaftaran fintech lending produktif secara masif (kuantitas).

Era Revolusi Industri 4.0 menimbulkan peluang dan tantangan besar bagi Industri Jasa Keuangan. Revolusi industri 4.0 akan menghasilkan peningkatan efisiensi, penurunan biaya produksi dan penyederhanaan proses bisnis. Industri Jasa Keuangan harus terus mengintensifkan pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya dalam rangka efisiensi namun juga karena tuntutan masyarakat yang menghendaki proses transaksi yang semakin mudah dan efisien.

Revolusi industri generasi keempat ini ditandai dengan kemunculan teknologi terapan seperti advanced robotic, artificial intelligence (AI), internet of things (loT), virtual and augmented reality, additive manufacturing, e-commerce, big data, shared economies, dan Financial Technology atau yang lebih dikenal sebagai fintech. (D01)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.