- Advertisement -

Sopir JNE Ditampar di Lae Pondom, 2 Sopir Truk CPO Dikeroyok di Simpang 3

Dairinews.co-Sidikalang

2 sopir truk pengangkut minyak sawit mentah (CPO) dikeroyok pemuda di Simpang Tiga Sitinjo Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Kamis (11/07/2019) siang. Kedua pengemudi dimaksud adalah  marga Manurung yang merupakan abang beradik.

Satu diantaranya mengalami luka dan pendarahan di pipi dan satu lagi bengkak.

- Advertisement -

“Kami dihadang di Simpang Tiga.  Terus  dikeroyok. Sampai-sampai baju kami koyak” kata keduanya

Dijelaskan, kasus itu bermula dari pertengkaran di lintas Karo. Menurutnya, sopir mobil box L 300 merek JNE mengerem mendadak saat berada di depan mereka ke arah Sidikalang. Hal itu dipandang membahayakan.

Karenanya, keduanya marah. Kalau dibilang kami pukul, mana saksinya, ujar mereka.  Soal selisih paham di jalan raya, itu biasa. Tapi jangan main keroyok, kata keduanya. Diutarakan, Dairi ini adalah kampungnya. Silalahi mantan  kepala penjara adalah tulangnya. Keluarganya banyak di Parongil. Kini, korban tinggal di Binjai.

Kalau mau damai, silahkan. Tapi, bawa si ‘mokmok’ yang memukul aku. Bukan hanya dengan sopir, kata seorang diantaranya.

Zetro Simbolon (27) beralamat di Simpang Tiga menjelaskan, dirinya membawa mobil JNE dari arah Medan ke Sidikalang.  Perselisihan mulai dirasakan di Aek Hotang Kabupaten Karo. Mobilnya sempat dijepit. dan lintasan lainnya dia berusaha menjauh.

Seterusnya, dia dihentikan di Lae Pondom. Pipi kanannya ditoyor 3 kali. Dia kemudian melaju lebih kencang hingga meninggalkan kedua truk CPO.

Zetro mengabarkan kepada teman bahwa dia dikeroyok sopir truk CPO. Selanjutnya, truk itu dihentikan diikuti pengeroyokan. Sekitar 10 orang bersikap atas aksi  sopir truk,

“Sekarang, siapa yang bertanggung jawab terhadap korban sopir truk” tanya polisi di ruang SPK. Kalau anda merasa terganggu, kenapa tidak lapor ke Polsek Sumbul?  Kok malah bilang-bilang sama kawan? (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.