- Advertisement -

Belum Juga Gajian 9 Bulan, Karyawan PD Pasar ‘Mogok Kerja’

Dairinews.co-Sidikalang

Puluhan karyawan dan pekerjan harian lepas PD Pasar Kabupaten Dairi Sumatera Utara mogok kerja. Seorang staf di Sidikalang, Senin (29/07/2019) mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan kepada manajemen dan Bupati terkait upah mereka tak dibayar selama 9 bulan.

Dijelaskan, personel datang tetapi tidak bekerja. Gimana mau kerja, uang lelah belum diberi, kata staf.

- Advertisement -

“Nungnga sia bulan hami lalap dang gajian. Gabe mangido ongkos ma tu nata-tua i. Sai maridi dohot mar badak iba ganup manogot lago kareja, alali gaji dang man na dilean. Surat sudah dilayangkan tetapi belum juga ada tanggapan Bupati” kata staf gender perempuan.

Ditambahkan, sesungguhnya , keringat mereka tidaklah besar. Petugas kebersihan hanya dipatok Rp800 ribu per bulan.

Kami belum melihat itikad baik, Bupati, kata staf. Sebab, pihaknya sudah melayangkan surat satu pekan lalu namun hingga kini belum ada direspons.

Diutarakan, upah belum direalisasi sejak Nopember 2018.  Keuangan perusahaan kian sulit lantaran hasil penagihan dari pedagang sangat-sangat minim.

Beberapa bulan lalu, ada oknum melempar issu bahwa lapak tidak perlu dibayar. Itu akan diputihkan. Eksesnya, pedagang lain tak mau memenuhi kewajiban.

Tempat dipakai tetapi bayar tak mau. Bahkan, ada yang tak bayar 1 tahun lebih.

Sekretaris Daerah, Sebastianus Tinambunan  mengatakan,  problema PD Pasar sedang dalam pembahasan.

Ditandaskan, tidak ada istilah pemutihan. Pedagang wajib bayar sesuai ketentuan.

Direktur Utama PD Pasar, Teruna Sembiring membenarkan aksi mogok itu. Dia tak kuat memerintah  dampak  gaji macet. Diutarakan, sebanyak 59 orang belum mendapat  gaji mulai level dirut, tata usaha hingga petugas kebersihan.

“Bagaimana  beri perintah kerja sementara hak tak dipenuhi” kata Teruna. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.