- Advertisement -

Kepdes Sungai Raya Sanggah Warganya Gunakan Air Parit

Dairinews.co-Sidikalang

Kepala Desa (Kepdes) Sungai Raya Kecamatan Siempatnempu Hulu, Luat Darson Manullang menyebut berita tentang warga Dusun I di desanya menggunakan air parit untuk keperluan rumahtangga, tidak benar. Menurutnya, narasumber  dalam pemberitaan telah dikonfirmasi tokoh masyarakat dan perangkat desa.

Keberatan tentang pemberitaan disampaikan tertulis kepada redaksi dairinews.co  tertanggal 30 Septeber 2019. Disebutkan, pemutusan  meteran listrik di sumur bor PNPM  dikarenakan antara warga pengguna air sering  terjadi keributan dampak tidak adanya sistem dan tata pengelolaan air. Juga adanya permohonan warga yang terdaftar sebagai  pelanggan listrik sumur bor PNPM agar meteran dialihkan menjadi atas nama desa.

Karena keributan terjadi berulang-ulang, kepala desa kemudian mencabut meteran. Jika warga menginginkan meteran kembali dipasang, dipersilahkan agar  mengurus akte notaris kelompok pengguna air guna memperjelas sistem pengelolaan. Sementara meteran diamankan,  warga dipersilahkan mengambil air dari Pamsimas secara gratis.

Tentang biaya pendaftaran Rp50 ribu menjadi peserta Pamsimas, menurut kepala desa merupakan pernyataan mengada-ada.  Pamsimas yang diusul tahun 2017 realisasi tahun 2018, merupakan hasil musyawarah desa.  Mengingat adanya dana cost Sharing  dari APBDes dan partisipasi uang tunai dari masyarakat serta bantuan material dan gotong royong.

Namun partisipasi uang tunai tidak terealisasi hingga  ditalangi sendiri Kepdes senilai Rp 14 juta dan disetor ke Pamsimas melalui kelompok keswadayaan masyarakat (KKM).

Justru kepdes mengikhlaskan  partisipasi Rp 50 ribu tidak perlu dikembalikan jika warga bersedia sumur bor PNPM disatukan menjadi Bumdes seperti Pamsimas.

Selain itu, Luat Darson juga menyebut  berita tentang kegiatan PMT yang diduga menggunakan susu kadaluarsa merupakan pernyataan mengada-ada karena sumber berita merupakan eks perangkat desa yang dipecat dan tidak hadir pada kegiatan PMT.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  belasan warga Dusun I Desa Sungai Raya mendatangi Gedung DPRD mengadukan pencopotan meteran listrik di sumur bor PNPM dilakukan kepla Desa. Saat itu warga diterima Ketua Fraksi NasDem, Nasib Marudur Sihombing .

Pada pertemuan, warga menyebut,  setelah sumur bor tidak dapat difungsikan akibat pencopotan meteran listrik, maka untuk keperluan cuci dan mandi, warga terpaksa memanfaatkan air dari saluran pembuangan kolam pancing tak jauh dari desa tersebut, sementara untuk keperluan konsumsi, terpaksa dibeli. (D02)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.