- Advertisement -

Infrastruktur Buruk di Desa Lae Sering Dikeluhkan

# Legislator Juangga Nababan Berharap Keadilan Anggaran

Daiinews.co-Sidikalang

Anggota DPRD Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Juangga Silaban mengeluhkan infrastruktur  buruk ke kampungnya di Desa Lae Sering Kecamatan Siempat Nempu Hilir.

Jalan rusak parah. Berlobang-lobang, kata legislator dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu, Jumat (01/11/2019).

Dia dan rekan terpaksa mengangkat batu untuk menutup lobang-lobang. Kalau tidak,  kendaraan bisa kandas.

Dikatakan, keluhan utama penduduk Lae Sering adalah pembenahan  sarana transportasi khususnya jalan. Ini sangat prioritas demi kelancaran  perekonomian. Hasil tani berlimpah ruah tetapi pemasaran terkendala jalan. Dampaknya, cost meningkat.

Sanak famili dari luar daerah selalu mengeluhkan realitas itu. Bisa dmaklumi, tamu sering menggerutu bila melintas.

Selama 10 tahun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir secara umum kurang mendapat atensi pembangunan. Alokasi  anggaran tidak adil.

Dibenarkan, dirinya belum bisa berbuat banyak mengingat APBD 2019 dan 2020 disusun oleh dewan periode sebelumnya.  Dia berharap, eksekutif bersikap adil. Juangga mendorong Bupati mencari sumber pembiayaan termasuk dari  Kementerian Desa, Kementerian PUPR dan pemerintah Sumut. Bupati, Eddy Kelleng Ate Berutu dan Wakil Bupati Jimmy AL Sihombing disarankan kunjungan lapangan untik mendengar langsung aspirasi rakyat.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Friyanto Naibaho menerangkan,  ruas di desa tersebut diperbaiki sepanjang 500 meter di APBD 2019 dan dilanjut  500 meter di Perubahan APBD. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.