- Advertisement -

Puluhan Warga Simartugan Unjuk Rasa, Minta Penyimpangan Dana Desa Diusut

#Pasca Kemenangan Pilkades

Dairinews.co-Sidikalang

Puluhan warga Desa Simartugan Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi Sumatera Utara menggelar unjuk rasa.  Mereka mendesak pengusutan dana desa tahun 2016.

Selain itu,  pungutan liar pengurusan sertifikat tanah Prona dan bedah rumah didesak diperiksa.

Warga mendatangai  kantor DPRD, Kejaksaan, Bupati dan Polres di jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Senin (18/11/2019).

Perjalanan  mereka  diterima perwakilan lembaga. Di Gedung dewan, pernyataan sikap diterima Kabag Umum Robert Sitorus. Di kejaksaan diterima Kasi Pidsus Adi Pangaribuan, di kantor Bupati direspons Asisten Umum Sudung Ujung dan di Mapolres disambut Wakapolres Kompol David Silalahi.

Juru bicara warga,  Sutan Sihombing mendesak Bupati, agar Inspektorat dihapuskan. Menurutnya, kinerjanya tidak bagus. Bagaimana pertanggungjawaban dana desa diterima sementara di dalamnya sarat tanda tangan palsu. Dia kemudian meminta orang-orang yang tekenan dipalsukan  tunjuk tangan.

Bisman Simanungkait menyebut, membayar Rp1,1 juta  kepada oknum perangkat desa untuk urus sertifikat  prona. Dokumen itu diakui telah dipegang.

Seterusnya, Joner Kaloko mengeliarkan uang Rp160 ribu kepada oknum perangkat desa buat bedah rumah. Sayangnya,  bantuan itu tak kunjung terwujud.

Andi Pengariburian membenarkan, sudah menerima laporan pengaduan. Pihaknya akan melakukan pengambilan keterangan setelah pilkades selesai. Dalam waktu dekat, segera berlanjut.

Tanggapan serupa disampaikan Wakapolres. Dia meminta kesediaan warga memenuhi undangan.

Kabarnya, unjuk rasa itu  dilatarbelakangi kemenangan Alliber Kaloko pada pillkades 12 Nopember lalu. Dia menang untuk periode ke tiga. Lompatan itu di luar dugaan kontestan lain dan pendukung.

Itu bukan pendukung saya. Itu pendukung calon kades lain, ujar seorang kades dari warung  kopi sembari menyaksikan aksi dimaksud (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.