- Advertisement -

Rp40 Juta Uang Proyek Irigasi Gabema Lae Panginuman Diduga Dibagi-Bagi

Dairinews,co-Sidikalang

Sekitar Rp40 juta sisa uang proyek perbaikan irigasi Gabema di Desa Lae Panginuman Kecamatan Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi Sumatera Utara diduga dibagi-bagi oknum Ketua Persatuan Petani Pemakai Air (P3A).

Itu diungkapkan Sekretaris P3A Gabema, Hulman Sirait, Senin (09/12/2019).

Diterangkan,  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat mengalokasikan perbaikan irigasi  kecil berbiaya Rp195 juta di desa tersebut. Pengerjaan dilakukan secara swakelola di 5 titik.

Awal pembicaraan dengan ketua, akan ada bagian untuk orang tertentu.  Dia hanya diikutkan dalam pengambilan uang ke BRI bersama Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) berinisial DT . Untuk urusan bagi-bagi , Hulman merasa disisihkan. Namun, semua  pengeluaran diduga tidak resmi, diketahuinya.

Ada yang Rp12 juta, Rp10 juta, Rp2 juta dan lainnya, kata Hulman. Upah kerja dan belanja bahan termasuk pajak paling-paling Rp150 juta.

Laporan pertanggungjawaban dibuat  DT.

Sementara itu, anggota P3A yang juga  pekerja proyek, Eddy Sinaga  menyebut, diduga terjadi mark up bahan bangunan. Dalam bon faktor, dituliskan bahwa muatan batu sebanyak 6 kubik padahal muatan rata-rata dump truk  hanya 4 meter kubik.

Sebenarnya sudah ada tim pengorder bahan tetapi tidak difungsikan. Tugas itu diambil alih oknum ketua.

Terpisah, Ketua P3A, Elon Simanjuntak ketika dikonfirmasi enggan membeberkan pengeluaran.

“Sudah sama-sama tahunya kita itu” kata Elon ditemui di teras rumah.

DT membantah menerima uang. Dikatakan, pertanggungjawaban disusun  P3A. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

error: Maaf tidak bisa disalin