- Advertisement -

Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang Pimpin Apel Siaga Bencana Alam

Dairinews.co-Sidikalang

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres)  Dairi, AKBP Leonardo Simatupang memimpin apel siaga bencana alam dengan instansi terkait. Apel dilaksanakan di halaman Mapolres,  Senin (6/1/2019).

Hadir Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Sekda, Leonardus Sihotang, Ketua DPRD, Sabam Sibarani, Kejari, Syahrul Juaksha Subuki,  Dandim 0206 Letkol Arh Hadi Purwanto,  Kepala BPBD, Sahala Tua Manik serta mewakili Ketua PN Sidikalang.  Dalam apel tanpak barisan Kepolisian, TNI,  BPBD, Tagana,  Dishub serta Satpol PP.

Kapolres AKBP Leonardo Simatupang dalam sambutanya menyampaikan, apel siaga bencana alam dengan instansi terkait ini dilaksanakan karena adanya peringatan dini dari BMKG terkait kondisi cuaca ekstrim yakni tingginya curah hujan yang terjadi diseluruh wilayah Indonesia.

Kapolres menegaskan, kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan kewaspadaan kita terkait peringatan dini cuaca ektrim dimaksud. Selanjutnya,  sebut Kapolres,  wilayah Dairi salahsatu daerah yang curah hujanya cukup tinggi. Dengan demikian, apel siaga ini sangat penting supaya siaga bilamana terjadi bencana.

Apel ini kita harapkan meningkatkan kesiagaan pasukan Polri, TNI, BPBD,Tagana dan instansi terkait lainya untuk evakuasi korban selamat,  meninggal bilamana terjadi bencana.

Kegiatan ini mengukur kemampuan sarana prasarana yang kita miliki.  Kapolres menyebut,  bila melihat kondisi apel ini,  saya melihat di Dairi sudah siap, yang perlu tinggal koordinasi dan komunikasi,  sebutnya. Saya yakin,  bilamana terjadi bencana kita sudah siap dan sigap menanganinya.

Ditambahkan, Polres Dairi telah menyiqgakan 100 personil,  TNI 60 orang. Kita harapkan kesiapan instansi terkait bilamana terjadi bencana. Disampaikan Simatupang,  jenis bencana kerap terjadi di Dairi yakni tanah longsor dan banjir bandang. Polres Dairi telah memetakan lokasi potensi terjadi bencana tanah longsor dan banjir bandang.

Untuk bencana tanah longsor kerap terjadi dilintasan jalan nasional Sidikalang-Medan trpatnya di huta Lae Pondom Kecamatan Sumbul serta jalan menuju daerah wisata Danau Toba Silalahi Kecamatan Silahisabungan serta di Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem.

Sedangkan untuk banjir bandang diwilayah Parongil Kecamatan Silima Pungga-Pungga seperti terjadi akhir tahun 2018 saat daerah itu diguyur hujan lebat berkepanjangan. Kapolres mengapresiasi Bupati dan Forkopinda telah mendukung apel siaga bencana dimaksud.

Bupati Eddy KA Berutu,  mengapresiasi langkah dilaksanakan Kapolres AKBP Leonardo Simatupang. Eddy menyebut,  perlu kesiapsiagaan sebelum terjadi bencana. Pemda tidak mampu sendiri menangani bilamana ada bencana alam.

Eddy mengatakan,  Dairi rawan bencana baik bencana kebakaran dan bencana tanah longsor serta banjir bandang. Untuk itu butuh kesiapan personil serta saranaprasarana. Sehingga kegiatan yang diprakarsai Kapolres patut kita apresiasi supaya kita semua bisa cepat tanggap mengatasi bila terjadibencana   alam,  ujarnya.

Fokus kita pada pencegahan,  kita terus mensosialisasikan kepada masyarakat kewaspadaan dan mengurasi resiko bencana alam seperti mengajak masyarakat untuk tidak merusak hutan dan kembali menanam pohon supaya hutan kita tidak gundul, sebut Eddy. (D03).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.