- Advertisement -

Belum Ada Diagnosa Penyebab 4 Abang Beradik Lumpuh

Dairinews.co-Sidikalang

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Risda Turnip melalui telepon, Senin (10/2/2020) mengatakan, 2 dari 4 abang beradik penderita lumpuh di Huta Buntul Desa Lae Hole Kecamatan Parbuluan sudah pernah dibawa berobat.

“Dulu sudah pernah dibawa berobat. Kalau tidak salah, yang paling besar masih umur 6  tahun. Ketika itu, Kepala Puskesmas, Henry Manik. Pasien dirujuk ke Medan” kata Frisda.

Herannya,   RSU tidak mengeluarkan hasil diagnosa, kata Frsida. Diterangkan,  gangguan fisik tersebut bukan disebabkan oleh polio. Tetapi, belum bisa disimpulkan apa penyebab.

Diutarakan, Plt Kadis Kesehatan Johnny Hutasoit, Tata Usaha RSU Sidikalang  Luber Sianturi dan tim Puskesmas telah mengunjungi keluarga Ual Sagala guna memberi bantuan sekaligus penanganan medis.

Sebagaimana diberitakan, 4 penderita lumpuh dimaksud adalah Sehat Mora Andreas Sagala (21), Maju Jusuf Sagala (19),  Yogi Samuel Sagala (17) dan Narta Wiaya Sagala (7). Dari 5 buah perkawinan Ual Sagala dan istrinya, hanya Riana Ayerki Sagala tumbuh normal duduk di bangku SD  kelas 3.

Ual menyebut, merasakan ketidakadilan terkait bantuan sosial pemerintah. Ayerki tidak terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar.

Nurlina mengutarakan, dari 4 penyandang disabilitas, hanya Sehat Mora terdatat penerima donasi dari Kementerian Sosial, itupun dirasa tidak lancar selama tahun 2019.

Ibu rumah tangga ini mengungkap, kendati dinding rumah disablon sebagai keluarga miskin, mereka tidak ikut dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan bedah rumah. Dakui, mereka memperoleh  kucuran Rastra. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.