- Advertisement -

Elpiji 3Kg Kosong di Kios Pengecer Berampu

Dairinews.co-Sidikalang

Elpiji kemasan 3 kilogram kosong di beberapa kios di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Senin (23/3/2020).

Herawaty Saragi menjelaskan, dia sering belanja barang ke Sidikalang bila  kesulitan mendapatkan orderan di kampung tersebut. Kalau beli di pangkalan sekitar, harga per tabung Rp21 ribu.

“Beli  ke pangkalan Rp21ribu per tabung” kata Herawaty.

Penjelasan senada disampaikan pengecer lainnya. Beli ke pangkalan Rp21 ribu per tabung.  Saat ini, puluhan tabungnya kosong.

“Ngak jamannya lagi masak pakai kayu bakar. Kasihan  konsumen datang tapi stok kandas” kata pengecer di Desa Sumbul minta namanya tidak ditulis.

Pemilik pangkalan  UD Fariz Gas, Dedy Efranda Sembiring membenarkan kelangkaan dimaksud. Pengecer asal Sidikalang kerap  belanja kepadanya  membawa  mobil. Muatannya bisa sampai 30 tabung. Kalau dilayani, paling-paling 3 tabung.

Jatah pangkalan sebanyak 2240 tabung seminggu. Bahan bakar itu didistribuskan ke pengecer sekitar. Kalau pembeli datang, harga Rp18 ribu.  Kalau diantar ke kios Rp20 ribu. Sementara di plank di dalam gudang tertera tulisan HET Rp17 ribu.

Sementara itu, 2 pangkalan tampak tutup di bilangan Jalan Merdeka Sidikalang, Senin siang.

Sebelumnya, Wakil Bupati, Jimmy AL Sihombing menemukan kelangkaan saar sidak di beberapa kios di Sidikalang an Sitinjo. Di kios Hulman Simamora di panji Bako Desa Sitinjo, kekosongan terjadi selama 3 minggu.

Anggota Komisi 2 DPRD, Alfriansyah Ujung menerangkan,  elpiji subsidi langka di lingkungannya di Kilometer 2 Desa Kalang. Menurutnya, pemerintah lemah dalam pengawasan. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.