- Advertisement -

Dicecar Soal Telur Busuk, Dekman Sitopu Minta Maaf ke DPRD Dairi

Dairinews.co-Sidikalang

Anggota DPRD kembali melakukan inspeksi mendadak ke gudang logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid di komplek Kantor Bupati Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Kamis (25/6/2020). Legislator dimaksud adalah Batara Sinaga Henra Tambunan,  Juangga Silaban, Lamasi Simamora, Jembel Ginting dan Bona Sitindaon.

Kedatangan mereka khusus mengklarifikasi dan memperjelas pengakuan Ketua Logistik, Dekman Sitopu terkait  telur busuk, bantuan  perusahaan.

“Mana Dekman Sitopu? Kamu mau klarifikasi pernyataannya” kata Henra dan Batara kepada Sekretaris  Pokja Logistik, Fery Naibaho.

Fery mengubungi Dekman dan memperoleh jawaban, sedang di ruang Kajari melakuan teleconference.

Tanya berapa lama. Biar kami tunggu, tandas legislator lagi.

Tak lama berselang, Wakil Sekretaris Gugus Tugas, Sahala Tua Manik datang ke ruangan itu. Dewan kembali menandaskan tujuan kedatangan mereka kepada Manik. Setelah dinanti beberapa menit, Dekman akhirnya tiba di gudang logistik.

Batara dan rekan mulai mencecar Dekman.  Menurut Batara, Dekman-lah menyebut adanya telur busuk atau tidak layak karena menimbulkan bau. Pada sidak minggu lalu, Dekman menyatakan siap mengganti. Tolong diklarifikasi.

Dekman menerangkan, bahwa telur berjumlah 500 butir dari PT Impola diterima dalam kemasan plastik per 9 Juni 2020. 1 plastik berisi 10 butir. Setelah diterima, ada yang pecah dan rusak hingga menimbulkan bau. Menurutnya, barang itu sudah diganti.

Setelah ditanya ke grosir, ternyata telur tidak tahan lama, atau tidak sampai 2 minggu.

Bukan semua  rusak. Nanti jadi ngak enak kesannya sama yang membantu. Yang rusak 2 atau 3 butir, kata Dekman.

Hendra dan Lamasi  menegaskan, adanya berita lain  bernuansa perimbangan seolah dewan menyampaikan  kabar hoax. Anda perlu klarifikasi, tandas Lamasi  lagi. Apa yang kami sampaikan ke media, itu sesuai penjelasan Dekman, tandas Lamasi. Kami tidak melihat telur itu di ruangan ini saat sidak pertama. Tetapi Dekman menjawab adanya telur tidak layak dan menimbulkan bau.

Kalau pernyataan dewan itu bohong atau mengada-ada, silahkan dilapor ke polisi sama  wartawannya! Anda perlu menjaga kemitraan eksekutif dan legislatif,. Anda itu ASN, jangan menggunakan bahasa politik, ujar Lamasi.

Dekman kemudian menyampaikan ucapan maaf. Diterangkan, sembako bantuan perusahaan dan perorangan telah disalurkan ke guru honor sesuai data.

Manik mengutarakan, pihaknya tidak pernah  menyebut, dewan mengeluarkan berita hoax. Tidak pernah…

Pertemuan berlangsung tegang, berakhir tanpa tawa canda. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.