- Advertisement -

Rumah Penduduk Jadi Stasion Bus, Terminal Jadi Kantor Dishub

Dairinews.co-Sidikalang

Anggota DPRD Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Bona Sitindaon dan Jembal Putra Ginting  menyesalkan Pemerintah Kabupaten belum memfungsikan Terminal Sitinjo. Perawatan juga minim. Akses keluar masuk juga rusak parah.

Terminal adalah sumber PAD, tetapi disayangkan, belum juga difungsikan. Padahal menggiring anggaran pembangunan itu bukan mudah, kata Sitindaon. Sayang sekali asset bernilai milliar rupiah tidak dimaksimalkan.

Dimana-mana terminal adalah tempat menaikturunkan penumpang. Itu fasilitas publik. Tetapi di Dairi, dibikin jadi Kantor Dinas Perhubungan, kata Sitindaon di gedung dewan Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Jumat (26/6/2020). .  Sementara rumah penduduk dibikin jadi stasion bus.

Diutarakan, sangat tidak pas jika rumah penduduk jadi stasion.  Itu menimbulkan kemacetan dan gangguan kenyamanan masyarakat. Patut juga dipertanyakan, apakah  hal sedemikian  punya ijin?

Dikatakan operasional terminal diyakini berdampak positif. Diantaranya  lahirnya trayek baru yang berarti membuka lapangan kerja. Ekonomi lebih berputar.

Satu tahun kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Eddy-Jimmy, belum ada capaian fantastis. Yang namanya Dairi Unggul belum kelihatan.

“Coba  saya tanya kalian, yang mana Dairi Unggul itu? Di bidang mana sudah unggul?” kata Sitindaon.

Jembal berharap, pemerintah menunjukkan keseriusan mengelola asset daerah.

Kepala Dinas Perhubungan, Datulam Padang  menerangkan, asset itu akan dialihkan ke Kementerian Perhubungan sehingga statusnya jadi terminal tipe A. Bila tipe A, angkutan kota antar propinsi wajib masuk.

Saat ini, terminal tersebut masih tipe C. Hanya angkot saja dibenarkan masuk. Tidak mungkinlah bus Milja disuruh masuk sementara tujuannya Tigalingga. (D01)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.