- Advertisement -

Patah Kaki Kasus Pencurian Brankas Toke Jagung, Si Pakpahan Dirujuk

Dairinews.co-Sidikalang

AP (25) penduduk Desa Batu Gun Gun Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi Sumatera Utara dirujuk dari RSUD Sidikalang ke RS Bhayangkara Medan, Kamis (2/7/2020) malam.

“Sudah dirujuk tadi malam. Dia patah kaki” kata tenaga medis di RSUD Sidikalang, Jumat (3/7/2020).

Seorang anggota Polres Dairi juga membenarkan, AP telah dirujuk. Diutarakan, diduga, AP juga terlibat pencurian tabung gas di Pangururan.

Sebagaimana diketahui, AP mengalami patah kaki akibat mobil avanza BK 1883 MG yang dikendarainya masuk jurang saat kabur dari kejaran warga, Kamis sekira pukul 02.00 Wib. Dia terjepit di dalam mobil.

Sumber di kepolisian menyebut, menetapkan 5 tersangka yakni  AP (25), SZ (25),  MS (25), AJS (22) dan IS (25) kasus pencurian disertai kekerasan terhadap Bandar boru Tarigan. Korban adalah toke jagung di Desa Batu Gun Gun.

Mereka merampok brankas  di kediaman toke jagung, Bandar boru Tarigan di Desa Batu Gun Gun. Janda dari Aman Marpaung (almarhum) disekap dan diancam pakai pisau. Kawanan  itu masuk melalui pintu belakang. Sementara AP menunggu di mobil.

Boru Tarigan selamat  karena berontak. Pembantunya terbangun lalu menjerit minta tolong di luar rumah. Penduduk sekitar mengejar para pelaku sementara AP kabur meninggalkan rekannya. Dia tancap gas ke arah Lau Tawar hingga masuk jurang. Sementara brankas ditemukan 100 meter dari rumah korban.

SZ menerangkan, berperan membawa brankas. Mereka adalah mantan narapidana kasus pencurian. Kecuali AP, mereka berempat merupakan penduduk Pangururan Kabupaten Samosir.

Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Rudianto Silalahi dan Kapolsek Tigalingga AKP Sarbanua P Siringo-ringo menangkap kelimanya di tempat terpisah  beberapa jam pasca aksi.(D01)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.