- Advertisement -

Gokkon Nungnga Mardalan, Hape Calon Hela ‘Kabur’

Dairinews.co-Sidikalang

Kisah pilu menerpa keluarga Zakarias Nainggolan (45) penduduk Desa Bangun Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Kabar suka  berubah duka.

Pasalnya, calon menantu, Dedi Sitohang (21) penduduk Lumban Simbolon Desa Dolok Tolong Kecamatan Sumbul, kabur sebelum acara pamasu-masuon (pemberkatan). Seyogianya, pernikahan dan upacara adat digelar, Kamis (22/10/2020). Namun pihaknya memperoleh info, Dedi meninggalkan rumah dan hingga kini tak diketahui dimana.Berita sedih itu diterima, Minggu (18/10/2020).

Petani ini menyebut, hubungan  cinta putrinya  LN (20) dengan Dedi sudah berlangsung berkisar 1 tahun. Pria itu sudah sering tidur di rumahnya. Demikian putrinya,  diperkenalkan dengan  pihak pria. Baginya Dedi bukan siapa-siapa lagi. Makan dan tidur bebas di kediamannya.

Suami dari boru Limbong ini menyebut,  Dedi menyatakan niatnya ingin mempersunting putrinya. Dia bertanya, apakah serius atau bagaimana. Diperoleh jawaban, sungguh.

Selanjutnya, putrinya ‘ditaruhon’ (diantar secara adat Batak)  oleh Hasudungan Samosir bersama Masnur boru Nainggoan (namboru) ke kediaman  Dedi, Jumat (2/10/2020).  Mereka naik angkot. Kala itu, dari pihak Dedi adalah bapa tuanya.

SIUK OSANG

Seterusnya, bapa tua dari Dedi mendatangani seraya  menyerahkan uang Rp2,5 juta. Mereka akan melaksanakan acara adat sederhana atau dinamai ‘siuk osang’. Dana itu telah dipakai Zakarias untuk panjar carter mobil. Ongkos tulang (paman) marga Limbong di Limbong Kabupaten  Samosir juga telah diberi secara langsung.

Zakarias menandaskan, undangan sudah disebar. Namun, dia menerima info menyedihkan, calon menantu kabur. Tak ada kepastian apakah pernikahan terlaksana. Saat ini, putrinya berada di rumah ‘pangula ni huria’ (pengurus gereja-red). Partumpolon sudah dilaksanakan di gereja HKBP,  Minggu (4/10/2020). Kepala keluarga ini merasa diperlakukan tidak hormat.

Diungkapkan, pertengkaran diduga dipicu persoalan uang.  Jelang nikah, kata Zakarias, putranya Jusuf Nainggolan merantau di Jakarta  mengirim uang  melalui nomor rekening Dedi.  Rupiah itu ditarik tanpa sepengetahuan LN.  Padahal, uang itu hendak dipakai belanja sepatu putrinya. Diduga,  LN dianiaya.

Sebelumnya, Nursinda Sitohang penduduk Desa Sigarang-Garang Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo membenarkan, keponakannya meninggalkan rumah, Minggu (18/10/2020) pagi. Pihaknya membutuhkan bantuan warga. Bila mengetahui keberadaan Dedi, dimohon menghubungi nomor ponsel  082370102893.

Ciri-ciri Dedi, tinggi badan sekitar 150 sentimeter. Ada bekas cubitan atau bopeng di wajah dan tanpa tahi lalat. Rambut dan alis tebal.

Diterangkan, acara martumpol sudah selesai. Tinggal pernikahan. Namun kabur. Dedi adalah anak yatim piatu bersama kakaknya yang tinggal di Parratusan. Dia sangat berharap, keponakannya ditemukan.  Pihaknya akan membuat laporan  ke polisi. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.