- Advertisement -

Video: Bayi Persalinan Wafat, Oknum Camat Sitinjo Tolak Teken Surat Miskin

Dairinews.co-Sidikalang

Golden Sihombing penduduk Panji Porsea Desa Sitinjo Induk Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Sumatera Utara mengadukan kepedihan yang dialami kepada anggota DPRD Dairi, Nasib M Sihombing.

Golden melaporkan bahwa dia menghadapi masalah untuk membawa pulang istrinya Risanna boru Nainggolan  dari RSUD Sidikalang, Senin (3/5/2021). Pasalnya, surat miskin atau keluarga tidak mampu tidak ditandatangani Camat Sitinjo. Dokumen itu dibutuhkan guna mengurus Jampersal.

Dia sudah ditemani kepala dusun menghadap Camat tetapi file tersebut tetap tak ditandatangani. Alasan Camat, kata Golden,  lembaran itu mesti dilampiri  tanda lunas  PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).  Diutarakan, kepala desa telah membubuhkan tanda tangan di kertas putih itu. Golden menyebut, keluarganya  mengontrak.  Pemilik rumah tak ketemu saat dicari.

Golden mengatakan, bayi persalinan telah meninggal dunia, Sabtu (1/5/2021) pekan kemarin. Sekarang, dia mau bawa pulang tetapi tak punya uang. Kemungkinan, istrinya dikenakan  biaya tarif umum. Terpaksa cari tempat ngutang.

Diutarakan, sudah 2 tahun dia tak bekerja. Golden  menderita gangguan pernafasan. Bayi wafat itu adalah anak ketiganya.

Nasib mengatakan, sangat prihatin terkait sikap  Camat. Pimpinan wilayah itu dipandangnya krisis moral.

Legislator fraksi Nasdem ini siap membiayai  pengobatan boru Nainggolan. Begitu juga PBB akan dibayarnya.

Terpisah, Camat Sitinjo, Nelfita Tanjung membenarkan tidak menandatangani surat dimaksud karena tidak dilampiri tanda lunas PBB. Pihaknya membuat  ketentuan, urusan administrasi warga mesti dilengkapi tanda lunas PBB.

Berapalah PBB itu? Paling Rp10 ribu. Tidak sampai lima puluh ribu. Menurutnya, barusan  Sihombing memperoleh BLT-DD (bantuan langsung tunai dana desa).

Diutarakan, dirinya dikritik dewan karena realisasi PBB rendah. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.