- Advertisement -

Pengembalian ‘Massat’ Ratusan Nasabah Datangi Yayasan Sari Asih Nusantara

#Kewajiban Kepada Kreditur Rp86,9 Milliar

Dairinews.co-Sidikalang

Ratusan nasabah mendatangani Kantor Cabang Yayasan Sari Aih Nusantara di Jalan  Persada Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara Senin (28/6/2021). Itu dilatar belakangi macetnya pembayaran uang kepada nasabah.

Seorang nasabah mengaku boru Pandiangan asal Desa Adian Nangka Kecamatan Siempat Nempu menyebut, mestinya, dana pendidikan buat anaknya yang baru tamat SD  direalisasi Juni. Tetapi hingga kini, tak kunjung diberi.

Nasabah lainnya  diketahu bermarga Harahap dan Sihombing, tampak marah kepada Pimpinan Cabang, Nurhati  Sinaga. Keduanya tidak mau tahu bagaimana caranya. Yang penting, uang kembali.

“Kami  lancar membayar setiap bulan. Kami minta jalan keluar” ujar keduanya.

Nurhati menerangkan, dirinya sudah bolak-balik menghubungi ketua yayasan,  Rusnani Manurung. Dia juga telah mengirim pesan elektronik tetapi tak dibalas.

“Bukan kabur. Itu issu sesat.  Manajemen minta penundaan pembayaran” kata Nurhati.

Diakui, sejumlah nasabah silih berganti mendesaknya guna pengembalian uang. Karenanya, dia telah berangkat ke Medan lalu bertemu bendahara dan penasehat hukum. Dirinya disodorkan dokumen, yang sesungguhnya dia tak mengerti.

Dijelaskan, jumlah nasabah di Kabupaten Dairi mencapai 4000 an. Jumlah dana nasabah berkisar Rp1 milliar. Penarikan per  bulan rata-rata Rp600 juta. Diakui, mestinya realisasi dana kepada nasabah disalurkan sejak Juni hingga Agustus. Tetapi sebagian tidak dapat dilakukan.

Beberapa nasabah mengatakan, tak pernah menyangka bahwa yayasan ini akan bermasalah Apalagi, telah beroperasi 30 tahun. Sudah banyak orang tua memperoleh pengembalian saat anak tamat sekolah.

Terpantau, nasabah berasal dari kalangan petani, pedagang hingga PNS.

Sementara itu, berdasarkan salinan putusan Pengadilan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan nomor 24/Pdt.Sus-PKPU/ 2021/PN Niaga Mdn mengabulkan permohonan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayarn Utang)  yang diajukan oleh pemohon PKPU Yayasan Sari Asih Nusantara selaku debitur untuk seluruhnya.

Pada file tersebut, diterangkan, PKPU memiliki kewajiban kepada  para kreditur sebanyak Rp86,9 milliar per 2 Juni 2021. Diketahui, permohonan PKPU didaftar 17 Juni 2021.  Sampai dengan permohonan diajukan, PKPU mempunyai kewaiban/utang kepada kreditur  diantaranya Sansah Sinaga Rp69 juta dan  Tiar Lide Pangaribuan Rp34, 8 juta.

Diterangkan, program yayasan tidak berjalan baik akibat wabah pandemi covid. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.