- Advertisement -

Boru Hombing Rawat Cabe Setinggi 1,5 Meter Tanpa PPL

Dairinews.co-Sidikalang

Raslan boru Hombing petani di Desa Kuta Tengah Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Selasa (28/9/2021) berhasil membudidayakan cabe merah dengan pertumbuhan jagur.

Panjang buah cabe merah lokal 1 jengkal lebih

Umur tanaman sudah 6 bulan dimana tinggi 1,5 meter lebih. Dalam waktu dekat, memasuki fase produksi. Dari sejumlah buah yang menggantung di pohon, panjang buah rasa pedas itu 1 jengkal lebih untuk ukuran orang dewasa. Dia memprediksi,  masa panen akan berlangsung hingga April 2022. Bunga putih  dan bakal biah meramaikan areal tersebut. 

Raslan menyebut,  punya ilmu  dalam merawat komoditas tersebut. Sudah sering mengusahakan. Di perladangan dimaksud, dia merawat  memakai mulsa di atas lahan 5 rante atau 2000 meter. Bibit diambil dari  biji lokal atau bukan beli dari kemasan yang tersedia toko.

Sebelum tanam, tanah ditabur kompos ayam ditambah Ponska, SP36 dan lainnya. Selanjutnya, dilakukan pengecoran pupuk cair  dengan periode 1 kali 2 minggu. Pada waktu tertentu, pupuk non subsidi diaplikasikan. Pun demikian, mendapatkan pupuk bersubdidi di kampung itu gampang-ganpang susah. Terkadang kosong dan kalaupun tersedia,  jatahnya sangat sedikit. Kepemilikan kartu tani tak banyak manfaat. 

Perempuan ini mengatakan, mempergunakan pestisida dengan harga terjangkau.

“Saya tidak pakai  pestisida yang mahal” kata Raslan.

Diutarakan, selama pemeliharaan, dia tidak mendapat penyuluhan dari pemerintah. Semua dikerjakan secara otodidak atau pengalaman.

Harga jual di tingkat petani saat ini berada di angka Rp23 ribu per kilogram. Mudah-mudahan  ketika petik, naik  sampai Rp40 ribu. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.