- Advertisement -

Hutan Lindung Lae Pondom Luluh Lantak

Dairinews.com-Lae Pondom

Hutan lindung Lae Pondom di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Sumatera Utara luluh lantak dirambah.  Kayu anakan hingga pohon berdiameter besar dibabat rata.  Aksi perusakan lingkungan dimaksud, berjarak sekitar 500 meter dari simpang PLTA Renun atau kurang lebih 100 meter dari simpang Silalahi ke arah timur.

Pantauan Dairinews.com, eksploitasi diduga illegal dimulai sekitar 20 meter dari jalan raya. Aksi itu mudah tertengok menyusul  hutan yang sebelumnya rimbun, kini gersang.  Sepertinya, pembabat membuat jalan masuk. Jalur itu bisa dilalui kendaraan berbodi kecil.

Penggundulan hutan dan perusakan ekosistem diduga memakai mesin pemotong (chainsaw). Areal  rambahan diperkirakan mencapai puluhan hektar. Setidaknya 1 unit gubuk berukuran besar tertengok di sana.

Ketua Komisi DPRD Dairi, Rukiatno Nainggolan melalui pembocaraan telepon, Kamis (09/11/2017) menyesalkan  Dinas Kehutanan Sumut yang terkesan lamban melakukan penindakan.

“Kepala Dinas Kehutanan Sumut terkesan lamban. Dari kondisi lapangan, perambahan sudah lama berlangsung” kata Rukiatno.

Ditegaskan, pembabatan punya ekses serius. Yakni  penyusutan  air irigasi ke persawahan di Kecamatan Sumbul. Selain itu, debit air ke Danau Toba di Desa Silalahi-Paropo Kecamatan Silahisabungan terletak  di hilir akan terganggu. Hutan itu adalah ekosistem DTA Danau Toba.

Rukiatno menerangkann rusaknya lingkungan berpotensi mengundang banjir bandang.  Aksi itu bahaya. Nah, Dinas Kehutanan Sumutnya dimana? Polisi hutan dimana? (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.